6 Fraksi DPRD Kota Padang Setujui Ranperda AKB

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 27 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.098 219 27.419 643
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

6 Fraksi DPRD Kota Padang Setujui Ranperda AKB

Selasa, 29 Desember 2020 | 12:05 WIB Last Updated 2020-12-29T05:05:02Z
Iswanto Kwara juru bicara fraksi Golkar PDI Perjuangan menyampaikan pandangan akhir fraksi tentang Ranperda AKB, Senin (28/12/2020).

mjnews.id - Enam Fraksi di DPRD Kota Padang setujui Ranperda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam sidang paripurna Istimewa yang digelar di kantor DPRD Padang dipimpin Ketua DPRD Syafrial Kani, Senin (28/12/2020).


Juru Bicara Fraksi PKS, Rafdi mengatakan dengan disahkannya menjadi Perda nanti Pemko Padang harus konsisten dalam menjalankannya serta warga harus ikut.


"OPD terkait harus disiplin dalam menjankannya serta awasi ketat. Soal sanksi bagi pelanggar, aparat harus tegakkan dengan baik," paparnya.


Juru Bicara Fraksi Golkar PDI Perjuangan, Iswanto Kwara menyampaikan materi Perda AKB ini tim ahli mesti mengevuasi naskah yang ada. Supaya kesalahan tak terjadi dan dapat terlaksana dengan baik. Lalu, sosialisasikan dengan masif, agar warga sadar dan taat aturan.


Juru Bicara Fraksi Persatuan Berkarya NasDem, Yuhilda Darwis mengatakan memang perlu Perda disahkan, tujuannya gerak-gerik warga tak terhambat dan keselamatan warga terjamin.


"Kita sangat sambut lahirnya Perda ini dan meminta Satpol PP tegakkan sanksi tegas bagi yang nakal," ujar kader PPP ini.


Juru Bicara Fraksi Demokrat, Nila Kartika menyebutkan OPD terkait harus berperan aktif. Pelaku usaha untuk mematuhi Perda AKB nanti, sehingga usaha yang dijalankan tak terganggu.


"Kita minta pelaku usaha dapat menerapkan dengan baik. Jangan abai terhadap aturan," paparnya.


Sementara itu, Wakil Walikota Hendri Septa mengucapkan terima kasih kepada fraksi-fraksi yang telah menyampaikan pandangan akhir soal Ranperda ini serta menyetujui menjadi Perda.


"Ke depan dengan disahkannya Perda ini, masalah Covid-19 teratasi dan penularan tak terjadi dengan taatnya warga," paparnya.


Ketua DPRD Syafrial Kani menyatakan dengan disahkannya Perda AKB itu, diharapkan penularan Covid1-19 di Padang akan dapat diputus dengan penerapan kebiasaan baru sesuai protokol kesehatan.


"Kita harap dengan sudah disahkannya Perda ini, tentu akan diikuti dengan Perwako sebagai aturan teknis pelaksanaannya," kata Arnedi.


(bim)

×
Berita Terbaru Update