Disdukcapil Kota Payakumbuh Hadirkan Si Fadwa Rancak, Bisa Urus Adminduk dari Rumah

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 27 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.098 219 27.419 643
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Disdukcapil Kota Payakumbuh Hadirkan Si Fadwa Rancak, Bisa Urus Adminduk dari Rumah

Minggu, 20 Desember 2020 | 07:03 WIB Last Updated 2020-12-20T18:06:01Z
Kepala Disdukcapil Kota Payakumbuh, Yunida Fatwa.

mjnews.id - Dalam memberikan layanan prima kepada masyarakat di tengah pandemi, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Payakumbuh (Disdukcapil) meluncurkan berbagai program. Teranyar yang diluncurkan adalah aplikasi Sistem Informasi Fasilitasi Administrasi Warga dan Registrasi Pencatatan Administrasi Kependudukan (Si Fadwa Rancak).


Aplikasi itu di-launching bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Payakumbuh ke-50, pada 17 Desember Tahun 2020 di balaikota setempat.


Kepala Disdukcapil Kota Payakumbuh, Yunida Fatwa, kepada wartawan, Sabtu (19/12/2020) mengatakan, Si Fadwa Rancak merupakan aplikasi mobile berbasis android yang bisa dipakai warga dalam pengurusan layanan administrasi kependudukan di Kota Payakumbuh.


"Layanan ini terintegrasi dengan sistem layanan offline pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Payakumbuh. Layanan terintegrasi ini berlangsung cepat, akurat dan transparan," ujarnya.


Menurutnya, aplikasi ini sudah dapat diunduh di playstore. Dimana untuk kapasitasnya cuma 10Mb dan itu gratis, tanpa bayar. Setelah mengunduh aplikasi ini, akan langsung terinstal pada perangkat android pengguna dan di halaman awal pengguna harus melakukan registrasi terlebih dahulu sebelum bisa login.


"Registrasinya menggunakan e-mail dan passwordnya serta data diri sesuai KTP. Setelah registrasi, pengguna harus menunggu operator dinas memverifikasi data diri yang mereka masukkan. Barulah nanti mereka akan bisa mengakses pelayanan kependudukan mana yang akan mereka gunakan," tambahnya.


Dikatakan, dalam rancangannya layanan itu ada empat, masing-masing pendaftaran penduduk seperti penerbitan KTP-el, KK dan KIA. Pencatatan sipil seperti akte kelahiran, akte kematian, akte perkawinan dan akte perceraian.


"Selanjutnya ada layanan survei kepuasan masyarakat, ini merupakan untuk digunakan indeks kepuasan masyarakat sesuai dengan PermenPAN-RB Nomor 14 tahun 2017. Dan pengaduan yang terbagi dua, ada pengaduan terkait layanan langsung tersambung ke Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N), sifatnya universal di setiap OPD Payakumbuh," katanya.


Selanjutnya, ada lagi pengaduan NIK online, dimana lembaga yang menggunakan data NIK atau dukcapil, contoh BPJS, Bank, Perpajakan, Samsat, BPN dan lembaga lainnya. Apabila tidak menemukan data warga tersebut, maka masyarakat bisa melaporkan hal itu ke Disukcapil agar dapat dikonsolidasikan oleh dinas ke Kemendagri.


"Aplikasi besutan bidang e-Goverment (e-Gov) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Payakumbuh itu, digarap dalam waktu tiga bulan saja dan masih terus akan dikembangkan. Aplikasi ini akan dipakai oleh Disdukcapil Kota Payakumbuh dan servernya ada di bidang e-Gov Pemko Payakumbuh,” lanjutnya.


Disampaikannya, kehadiran aplikasi ini nantinya diharapkan sebagai pengganti dari sistem online yang dilakukan sekarang, yang masih menggunakan layanan WhatsApp.


"Kekurangan melalui WA, operator dinas sering kewalahan melayani antrian. Maka diganti dengan aplikasi Si Fadwa Rancak ini, agar antrian dapat terlayani dengan baik. Kalau biasanya layanan kita kan online via WA, ini bakal diganti dengan aplikasi. Karena ini baru dilauching, maka masih dalam tahap testing ujicoba. Diusahakan awal Januari tahun depan bisa dipakai warga Payakumbuh," pungkasnya.


(fik)

×
Berita Terbaru Update