Ketua DPRD Padang Tinjau Lokasi Pembangunan MAN di Padang Sarai

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 25 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.919 220 27.229 643
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Ketua DPRD Padang Tinjau Lokasi Pembangunan MAN di Padang Sarai

Jumat, 18 Desember 2020 | 00:28 WIB Last Updated 2020-12-17T18:40:07Z
Ketua DPRD Padang, Syafrial Kani saat meninjau lokasi pembangunan MAN di kawasan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah pada, Kamis (17/12/2020). (Ist)

mjnews.id - Ketua DPRD Padang, Syafrial Kani tinjau lokasi pembangunan sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) yang berada di kawasan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kamis (17/12/2020).


Syafrial Kani mengatakan tanah untuk pembangunan MAN itu luasnya satu hektare dan alhamdulillah tanahnya dihibahkan oleh warga sekitar.


"Kita bersyukur sekali dengan telah maunya warga menghibahkan tanahnya untuk pembangunan sekolah agama," ujar kader Gerindra ini.


Ia mengucapkan terima kasih banyak kepada pemilik tanah yang ikut berpartisipasi memajukan pendidikan agama di Padang Sarai khususnya dan Padang atau Sumbar umumnya dengan mau mendirikan sekolah.


"Semoga apa yang diberikan itu dibalasi Allah SWT dan sekolah yang berdiri berkembang pesat," ucapnya yang juga Koordinator Komisi IV DPRD Padang ini.


Menurutnya, pembangunan sekolah agama memang sangat perlu sebab keberadaan MAN di Padang baru 3. Seharusnya Padang sebagai Ibu kota Provinsi harus punya MAN 7. Agar keseimbangan ilmu agama dengan umum ada dan karakter anak lebih baik lagi.


"Kita berharap dengan tuntasnya pembangunan MAN nanti, anak-anak bisa sekolah di sana dan mengabdi menjadi tenaga pendidik jika lulus di perguruan tinggi," paparnya.


Selain pembagunan sekolah juga akan dibangun balai adat dan balai pemuda. Ini karena belum tersedianya tempat tersebut untuk mengadakan musyawarah adat dan musyawarah kampung.


Ketua Komisi IV DPRD Padang, Azwar Siry mengatakan sekolah agama memang perlu ditambah. Sebab saat ini karakter anak tak lagi terkontrol akibat kemajuan teknologi. Apalagi disaat pandemi belajar daring.


"Kita berharap dengan hadirnya MAN perubahan karakter terwujud," paparnya.


(bim) 

×
Berita Terbaru Update