Ladang Tari Nan Jombang Garap Pertunjukan Virtual

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.646 247 27.982 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Ladang Tari Nan Jombang Garap Pertunjukan Virtual

Senin, 21 Desember 2020 | 08:00 WIB Last Updated 2020-12-21T19:01:58Z
Salah satu grup pengisi acara di Festival Kaba dari Nan Jombang bersiap melakukan pertunjukan secara virtual, Minggu (20/12/2020) di Ladang Tari Nan Jombang. (ist)

mjnews.id - Ladang Tari Nan Jombang yang berlokasi di Balai Baru, Kecamatan Kuranji, Padang biasanya rutin mengadakan pertunjukan seni tradisi sekali sebulan, atau juga festival-festival yang menampilkan grup-grup kreasi dan kontemporer. Kini, sejak pandemi, kerumunan tak dibolehkan, membuat tak ada jalan untuk pertunjukan karena akan menimbulkan keramaian.


Ery Mefri, pendiri Nan Jombang Group pernah mengatakan Festival Nan Jombang yang rutin digelar tanggal 3 setiap bulannya tak lagi digelar tahun ini karena pandemi. Terakhir diselenggarakan pada Maret, dan setelah itu Corona menyebar di Padang, dan muncullah aturan baru untuk tidak menggelar pertunjukan.


Apa boleh buat, untuk para seniman ini, tak ada pertunjukan pun tidak berarti aktivitas berkreasi terhenti. Sejak PSBB diterapkan, hingga kemudian lahir new normal, aktivitas berkarya pun tetap berjalan. Setidaknya ada tiga karya koreografi yang dihasilkan oleh Ery dan rekannya, salah satunya ‘Di Atas Sajadah’.


Namun untuk pertunjukan memang menjadi sesuatu yang dibutuhkan seniman untuk menunjukkan dirinya bahwa dia sudah bekerja. Tak ada gunanya pula berkarya kalau tak ada penikmatnya. Kemudian, pertunjukan virtual pun menjadi pilihan. Bekerjasama dengan Bakti Budaya Djarum Foundation, Nan Jombang lalu menggarap pertunjukan ala virtual. Penikmat seni bisa menikmati pertunjukan seni tradisi maupun kontemporer melalui layar gawai.


Kaba dari Nan Jombang, begitu judul untuk pertunjukan seni virtual ini. Tak seperti pihak lain yang menggelar iven secara live, Nan Jombang menampilkan pertunjukan ini nantinya melalui Youtube ‘Indonesia Kaya’. Jadi pertunjukan direkam, kemudian disuguhkan melalui kanal Youtube.


“Kenapa ada virtual ini, karena pandemi. Biasanya Nan Jombang dua festival setiap tahunnya, ada Festival Nan Jombang Tanggal 3 (FNJT3) dan Kaba Festival. Di 2020 ini, karena pandemi, kegiatan pun terhenti sementara, proses produksi tetap berjalan. Dan kemudian, untuk menampilkan penampil festival, kita memilih solusi dengan pertunjukan virtual. Walau sebenarnya virtual tidak cocok dengan konsep pertunjukan kami, tapi karena kondisi, jadi virtual,” jelas Angga Djamar, selaku Direktur Festival Kaba dari Nan Jombang, Minggu (20/12/2020) malam.


Dia mengatakan, pada perhelatan kali ini karena sudah ada tiga kelompok yang sudah tampil di iven FNJT3 di tiga iven yang sudah digelar di awal tahun, maka pada Festival Kaba dari Nan Jombang ini ada 9 grup lagi yang akan tampil secara virtual, yaitu Muara Performing Arts Group, Ruang Tumbuh, Sanggar Tuah Sakato, Sanggar Mustika Minang Duo, Group Parewa Limo Suku, Sanggara Palito Hati, Sanggar Sarai Sarumpun, Syafruddin Arifin dan Hermawan dan Nan Jombang Group Dance Company selaku tuan rumah.


“Pada festival ini genre grup yang tampil lebih beragam. Tidak saja seni tradisi, tapi juga tari kreasi dan kontemporer,” katanya.


Angga juga mengatakan, untuk jadwal rilis akan dilakukan bertahap. Ada dua video pertunjukan pada Januari, kemudian dua di Februari dan selanjutnya ada tiga di bulan Maret. Sementara untuk tari kreasi Tuah Sakato sudah bisa disaksikan di kanal Youtube.


Di saat perekaman video pertunjukan di Ladang Tari Nan Jombang memang tak ada penonton yang menyaksikan, seperti biasanya ketika Nan Jombang sedang mengadakan festival. Hanya ada beberapa orang pemain, kru dan beberapa orang tamu yang ikut menyaksikan pertunjukan.


(eds)

×
Berita Terbaru Update