Mantul! DLH Kota Padang Berlakukan Larangan Buka Masker Saat Bicara

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 7 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.706 249 28.022 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Mantul! DLH Kota Padang Berlakukan Larangan Buka Masker Saat Bicara

Senin, 21 Desember 2020 | 09:05 WIB Last Updated 2020-12-21T19:07:21Z
Kepala DLH Padang, Mairizon di samping peraturan ‘Jangan Lepas Masker saat Berbicara’ yang terpampang di pintu kantornya. (ist)

mjnews.id - Pemakaian masker saat ini sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat, apalagi di tempat-tempat publik ataupun di instansi pemerintahan. Pemakaian masker di tempat-tempat tersebut sudah jadi aturan. Ditambah juga dengan pemberitahuan di pintu masuk, ‘kawasan wajib masker’.


Masker pun sudah mulai berubah menjadi kebutuhan layaknya pakaian. Kemana-mana masker selalu dikenakan. Walau penggunaannya belum maksimal. Misalnya dibuka ketika berbicara.


Di kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, ada satu lagi aturan tambahan yang diterapkan, dengan pengumuman yang ditempel di pintu masuk bertuliskan, ‘Jangan Lepas Masker saat Berbicara’.


Kepala dinasnya, Mairizon membenarkan adanya aturan tidak melepas masker saat berbicara adalah bentuk disiplin protokol kesehatan Covid-19.


Aturan ini mulai diterapkan, menurutnya karena pemakaian masker penting untuk menangkal penyebaran virus. Apalagi saat ini kasus di Padang masih mengkhawatirkan. Selain itu, ada pula pegawai yang terkonfirmasi positif Covid-19 beberapa waktu lalu. Malahan ada satu orang yang sampai meninggal dunia.


“Tiga M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak penting untuk diterapkan di masa pandemi ini. Tidak melepas masker jadi bentuk disiplin protokol kesehatan,” kata Mairizon beberapa waktu lalu.


Tidak melepas masker saat bicara memang perlu kedisiplinan. Kebanyakan orang memakai masker, tapi membukanya saat bicara. “Tak hanya wajib masker, tapi juga mewajibkan tetap memasang masker saat berbicara, karena masker berguna menangkal penyebaran saat kita berinteraksi dengan orang lain,” tukuknya.


Tak hanya itu, Mairizon juga mengatakan kalau rapat pembahasan atau koordinasi Amdal kini sudah tidak lagi diselenggarakan secara langsung atau tatap muka. Kegiatan ini mulai memakai sistem daring menggunakan aplikasi telekonferensi. “Kita sudah coba sidang amdal dengan memakai aplikasi Zoom. Salah satunya kemarin rapat amdal air baru PDAM,” katanya.


Ia mengatakan, sampai pandemi berakhir rapat online amdal ini akan tetap menjadi pilihan. Penyelenggaraan pun aman dan lancar, walau kendalanya masih ada, seperti sinyal yang lemah.


Walau begitu, untuk pemeriksaan di lapangan terkait amdal tetap dilakoni tim teknis dengan turun langsung ke lapangan. “Cek fisik tetap dilakukan oleh tim teknis, sebelum amdal disidangkan,” ujarnya.


(swl/eds)


loading...

×
Berita Terbaru Update