Nyolong Lagi, Seorang Residivis Kembali Ditangkap Polsek Padang Selatan

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 1 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.204 229 27.500 647
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Nyolong Lagi, Seorang Residivis Kembali Ditangkap Polsek Padang Selatan

Jumat, 18 Desember 2020 | 07:00 WIB Last Updated 2020-12-18T00:00:16Z
Kapolsek Padang Selatan, AKB Ridwan memperlihatkan barang bukti hail pencurian yang dilakukan residivis berinisial YFN (31).

mjnews.id - Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Padang Selatan membekuk tersangka pencurian di sebuah rumah di Kelurahan Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan Kota Padang pada Selasa (15/12) sekitar pukul 21.00 WIB.


Tersangka YFN (31) merupakan residivis dalam kasus pencurian. Tersangka diketahui telah dua kali berurusan dengan polisi atas dugaan yang sama di Polsek Padang Selatan.


"Awalnya kami mendapatkan laporan dari korban atas nama Riski Al Dino (30) yang menyatakan bahwa dirinya kehilangan handpone dengan nomor laporan LP/160/B/XII/2020/sek Selatan," kata Kapolsek Padang Selatan, Kompol Ridwan, Kamis (17/12/2020).


Dari laporan tersebut, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan mendapatkan beberapa bukti bahwa pelaku pencurian tersebut adalah tersangka YFN. "Setelah itu, kami langsung mencari tahu keberadaan tersangka yang kami duga melakukan pencurian tersebut," lanjutnya.


Pihaknya mendapatkan laporan bahwa tersangka sedang berada di salah satu rumah di Kelurahan Seberang Palinggam. "Saat kami melakukan penangkapan, tersangka sedang berada di teras rumah temannya di lokasi tersebut," lanjutnya.


Setelah menemukan keberadaan tersangka, pihaknya langsung melakukan penangkapan. "Saat kami amankan, tersangka tidak melakukan perlawanan, tetapi tidak mengakui perbuatannya," lanjutnya.


Setelah menunjukkan beberapa bukti-bukti yang telah dikumpulkan, tersangka tidak bisa mengelak lagi dan mengakui perbuatannya. "Dari tangan tersangka, kami mengamankan barang bukti berupa handpone Vivo Y71 warna hitam, handpon Redmi 9 warna unggu dan handpon Oppo A1K warna merah," lanjutnya.


Atas perbuatannya, tersangka diancam dengan pasal 362 Jo 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.


(ap/eds)

×
Berita Terbaru Update