Objek Wisata Payakumbuh Ditutup di Malam Pergantian Tahun

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 25 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.919 220 27.229 643
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Objek Wisata Payakumbuh Ditutup di Malam Pergantian Tahun

Kamis, 31 Desember 2020 | 08:03 WIB Last Updated 2020-12-31T01:03:05Z
Walikota Payakumbuh Riza Falepi.

mjnews.id - Menjelang tutup tahun, Pemko Payakumbuh mengeluarkan sejumlah kebijakan. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya penularan wabah Covid-19 di tengah pandemi ini. Apalagi kerumunan massa sangat rentan terhadap penularan Covid-19.


Walikota Payakumbuh Riza Falepi, telah mengeluarkan perintah agar seluruh objek wisata di Payakumbuh diportal atau ditutup sementara. Objek wisata seperti Ngalau Indah, Panorama Ampangan, tepian Batang Agam, dan lain-lain ditutup operasionalnya mulai dari tanggal 31 Desember 2020 jam 14.00 WIB sampai dengan tanggal 1 Januari 2021 jam 14.00 WIB.


"Penutupan objek-objek wisata itu kita lakukan untuk mencegah terjadinya perbuatan maksiat dan penyebaran pandemi Covid-19 di kota ini. Untuk itu, kita juga telah mengeluarkan surat Himbauan bernomor 451/39/Wk-Pyk/2020 Tentang Pergantian Tahun Baru Masehi di Kota Payakumbuh," ujarnya kepada wartawan, Selasa (29/12/2020).


Selain itu, Riza juga mengimbau masyarakat Kota Payakumbuh untuk tidak mengadakan perayaan pergantian tahun baru masehi 2021 dalam bentuk apapun, yang dapat menciptakan kerumunan atau konvoi kendaraan. "Kami sudah meminta aparat keamanan untuk meningkatkan patroli dan pengawasan terhadap tempat-tempat yang berkemungkinan dilakukan perayaan malam tahun baru masehi 2021," tambahnya.


Selain itu, walikota juga meminta kepada pemilik atau pengelola tempat hiburan cafe, restoran, melarang mengadakan kegiatan khusus yang berkaitan dengan pergantian tahun baru 2021, serta tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. "Pokoknya saya melarang aktifitas perayaan tahun baru. Apapun bentuknya yang mendatangkan keramaian, lebih baik di rumah saja dan kita sama-sama bermuhasabah diri," kata Riza.


Untuk itu, walikota dua periode itu juga berpesan kepada orangtua, agar memberikan pemahaman dan melakukan pengawasan kepada keluarganya. Agar terhindar dari dampak negatif dan perilaku maksiat serta hura-hura dalam pergantian tahun baru.


"Ketua RT, Ketua RW, Ketua LPM dan lurah se-Kota Payakumbuh kita minta pro aktif untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan di wilayah masing-masing. Kepada ninik mamak, alim ulama dan tokoh masyarakat untuk membantu mensosialisasikan himbauan kami ini, dalam rangka mendukung Payakumbuh bebas dari maksiat dan semakin aman dari penyebaran Covid-19," pungkas Riza.


(fik)

×
Berita Terbaru Update