Pasien Covid-19 Meninggal Tanah Datar Jadi 24 Orang

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.646 247 27.982 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Pasien Covid-19 Meninggal Tanah Datar Jadi 24 Orang

Jumat, 18 Desember 2020 | 19:04 WIB Last Updated 2020-12-18T17:47:03Z


mjnews.id - Pasien positif Covid-19 di Tanah Datar yang meninggal dunia bertambah satu orang lagi. Dengan demikian, hingga Jumat (18/12/2020) tercatat sudah 24 orang warga yang meninggal.

 

Menurut Kasubag Humas Setdakab Muharwan, pasien yang meninggal dunia itu adalah seorang perempuan, berusia 35 tahun, dan merupakan warga Jorong Babussalam, Nagari Pasielaweh, Kecamatan Sungai Tarab.

 

Selain pasien meninggal dunia, pada hari yang sama juga terkonfirmasi tambahan pasien Covid-19 satu orang, yakni seorang perempuan berusia 35 tahun yang merupakan warga Jorong Tangah Padang, Nagari Tapi Selo, Kecamatan Lintau Buo Utara. "Ada juga tambahan pasien sembuh atau kembali negatif sebanyak sepuluh orang," sebutnya.

 

Sementara itu, berdasarkan hasil uji sampel swab pada laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang, pada Kamis (17/12), terkonfirmasi tambahan pasien positif Covid-19 sebanyak 14 orang dan sembuh tiga orang.

 

Tambahan pasien baru itu berasal dari Kecamatan Batipuh Selatan, Sungai Tarab, Tanjung Emas, X Koto, dan Tanjung Baru.

 

"Total pasien konfirmasi positif Covid-19 menjadi 778 orang, sebanyak 24 orang di antaranya meninggal dunia, 664 orang sembuh atau kembali negatif. Selebihnya menjalani perawatan, karantina, dan isolasi di berbagai tempat," jelasnya.

 

Sebanyak empat orang saat ini menjalani perawatan di RSU Bunda Padang, RSUP M. Djamil Padang tiga orang, RSUD Rasidin Padang satu orang, RSAM Bukittinggi tiga orang, RS Ibnu Sina Padang Panjang empat orang, RSUD Padang Panjang satu orang, RSUD M. Ali Hanafiah Batusangkar satu orang, dan RS Unand Padang dua orang. Sebanyak 71 orang menjalani isolasi mandiri.

 

"Masih tercatat suspek 16 orang, probable tiga orang, dan pelaku perjalanan satu orang," sebutnya.


(Musriadi Musanif)

×
Berita Terbaru Update