Riangnya Pedagang Pasar Padang Panjang Terima Bantuan Permodalan UMKM

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.646 247 27.982 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Riangnya Pedagang Pasar Padang Panjang Terima Bantuan Permodalan UMKM

Senin, 21 Desember 2020 | 22:32 WIB Last Updated 2020-12-22T20:25:10Z
Ayu Rika Sari (35), pedagang di Pasar Padang Panjang yang menerima bantuan permodalan dari Pemko Padang Panjang sebesar Rp 2 juta. (ist)

mjnews.id - Rencana membeli barang dagangan berupa cabai, bawang putih, bumbu giling, dan kentang langsung terlintas dalam fikiran Ayu Rika Sari (35), beberapa saat setelah menerima bantuan permodalan UMKM sebesar Rp2 juta dari Pemko Padang Panjang, Senin (21/12/2020) yang disalurkan di Bank Nagari.


Pedagang "barang Mudo" (palawija) itu bersyukur, ada harapan baru, meningkatkan usahanya kembali yang terimbas Covid-19. "Alhamdulillah bantuan ini sangat besar bagi kami dan sangat bermanfaat untuk modal," ungkap pedagang di Blok A Lantai I Pasar Pusat Padang Panjang itu.


Ayu yang kesehariannya berjualan bersama sang ibu, Mainar (58), bercerita penurunan omset saat Covid-19. "Biasanya cabai giling laku terjual 10 kg, saat Corona hanya 3 kg," katanya.


Terkadang, Ayu dan ibunya harus tutup lubang dan gali lubang memenuhi kebutuhan sehari-hari. "Kami sebelumnya tidak pernah berhutang. Lantaran daya beli berkurang, terpaksa harus berhutang," katanya.


Namun kini warga Kelurahan Kampung Manggis itu bersama 2.100 penerima bantuan modal lainnya, mendapat stimulus baru lewat bantuan UMKM yang satu-satunya di Sumbar, bersumber dari APBD. "Terima kasih perhatian Pemerintah Kota Padang Panjang," ujarnya.


Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Diperdagkop UKM), Arpan menyampaikan, bantuan UMKM tersebut telah melalui verifikasi SM di kelurahan dan diulang kembali oleh sejumlah OPD. Saat memverifikasi, petugas memastikan surat keterangan domisili dan keterangan usaha.


"Kami barharap bantuan modal usaha ini dapat digunakan sebaik mungkin. Bantuan ini satu-satunya melalui APBD untuk UMKM dengan memanfaatkan Dana Insentif Daerah (DID) lantaran Kota Padang Panjang dianggap tanggap menangani Corona oleh pemerintah pusat," pungkasnya.


(aa)

×
Berita Terbaru Update