Saat Stabilitas Politik Memanas, Mubalig Harus Berikan Kesejukan kepada Masyarakat

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 1 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.204 229 27.500 647
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Saat Stabilitas Politik Memanas, Mubalig Harus Berikan Kesejukan kepada Masyarakat

Minggu, 20 Desember 2020 | 13:02 WIB Last Updated 2020-12-21T18:25:37Z
Ketua PCNU Padang, Yultel Ardi Tuangku Malin Sulaiman bersama Ketua PWNU Sumbar yang juga Rektor UNP Prof. Ganefri, bersama grup nasyid dari Danlantamal II saat pembukaan workshop mubalig, sekretariat dan jurnalistik. (ist)

mjnews.id - Seorang mubaliq harus memberikan kesejukan di tengah masyarakat, bukan memprovokatori sehingga membuat suasana menjadi panas apalagi gejolak di tengah masyarakat.


Hal itu terungkap dalam workshop mubalig, sekretariat dan jurnalistik Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Padang pada salah satu hotel, Sabtu (19/12/2020).


Kegiatan itu dibuka oleh Walikota Padang diwakili Kabag Kesra, Amriman yang diikuti sekitar 50 mubalig di kota ini dengan mengikuti protokol kesehatan.


Nara sumbernya dari orang-orang berkompeten di bidangnya seperti Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Sumbar yang juga Rektor UNP Prof. Ganefri, Dekan Fakultas Dakwah UIN Imam Bonjol, Dr.Wakidul Kohar, Ketua FKUB Kota Padang, Prof, Salmadanis serta Ketua PCNU Kota Padang, Yultel Ardi Tuangku Malin Sulaiman serta Andika. Pada kesempatan itu juga dilakukan pelantikan pengurus Majelis Wilayah Cabang (MWC) Bungus Teluk Kabung, Lubuk Kilangan dan Padang Selatan. Asintel Danlantamal II, Letkol Laut (KH) Arwani juga hadir dengan membawa grup nasyid dari anggota Lantamal II.


Penampilan grup nasyid ini, membuat para mubaliq yang hadir pun terkesima dengan kemampuan para anggota lantamal II tersebut.


Kabag Kesra Kota Padang, Amriman mengatakan, PCNU Kota Padang selama ini sangat membantu Pemko Padang dalam menciptakan suasana kehidupan beragama dan antar agama yang harmonis. Termasuk dalam mendukung program Pemko dalam pembangunan.


"Kita sangat apresiasi kepada PCNU Padang selama ini telah memberikan kontribusi banyak kepada Padang. Tentu, tahun-tahun selanjutnya diharapkan bisa lebih ditingkatkan lagi," ujar Amriman.


Pada tempat yang sama, Ketua PCNU Sumbar, Ganefri mengatakan, peran NU menyejukan di tengah umat yang salah satu tugasnya menjaga kesatuan NKRI. Keberadaan NU di tengah umat bersikap netral dengan dasar hukumnya Alquran dan Hadist serta akal yang sesuai dengan kondisi realitas.


Dijelaskan Ganefri, warga NU berperan menjaga stabilitas nasional supaya tak terjadi perpecahan di negara ini. Itu bisa terwujud, bila setiap diri tak menonjolkan identitas masing-masing serta menghormati perbedaan.


Pada sisi lain, Ganefri meminta PCNU Padang untuk segera mencari kantor sekretariat PCNU Padang representatif. Di samping itu, PWNU Sumbar sudah meminta kepada gubernur Sumbar untuk pinjam pakai bekas gedung asrama transito untuk kampus Universitas Nahdatul Ulama (UNU).


Ketua PCNU Padang, Yultel Ardi Tuangku Malin Sulaiman mengatakan, kegiatan workshop tersebut bertujuan untuk pembinaan mubaliq supaya tak lepas kontrol. Sebab saat ini ada pula berkembang imej ada mubaliq radikal, padahal mubaliq itu tak radikal. Namun, karena semangatnya untuk mencapaikan dakwah berapi-api maka terkesan radikal.


Oleh sebab itu, mubaliq NU dalam berceramah itu menyejukan, merangkul bukan memukul, mengajak bukan membuat suasana memanas.


Melalui workshop ini maka terstrukturlah para mubaliq dan kaum nahdiyin NU, sehingga satu suara dalam berdakwah serta menyikapi suatu persoalan. Para mubaliq juga diajarkan tentang kesekretariatan dengan maksud, membekali para mubaliq tentang kesekretariatan dalam organisasi, termasuk dalam pelatihan jurnalistik, para mubaliq juga dibekali dengan kemampuan jurnalistik.


(swl/eds) 

×
Berita Terbaru Update