Terganjal Aturan, Persija Digantikan Persipura di Piala AFC 2021

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 25 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.919 220 27.229 643
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Terganjal Aturan, Persija Digantikan Persipura di Piala AFC 2021

Minggu, 20 Desember 2020 | 18:30 WIB Last Updated 2020-12-20T18:52:19Z
Pemain Persipura.

mjnews.id - PSSI mengumumkan adanya perubahan terkait dua klub yang akan mewakili Indonesia di ajang Piala AFC 2021. Melalui laman resminya, Minggu (20/12), PSSI memutuskan Bali United dan Persipura Jayapura untuk berlaga di ajang selevel Asia tersebut.


Sebelumnya, PSSI menunjuk Bali United dan Persija Jakarta untuk tampil di ajang Piala AFC 2021. Akan tetapi, keputusan tersebut ditolak oleh Federasi Sepakbola Asia (AFC), tertuma dengan penunjukkan Persija Jakarta.


AFC menilai Persija kurang tepat untuk mengisi spot tersebut karena berstatus runner-up Piala Indonesia 2018-2019. Sementara Persipura yang merupakan peringkat ketiga Liga 1 2019 dinilai lebih layak untuk mendapatkan tempat tersebut.


“AFC memahami maksud dan tujuan PSSI yang memilih Persija sebagai runner-up Piala Indonesia 2018-2019. Namun AFC ingin klub yang bermain di Piala AFC 2021 harus sesuai Entry Manual AFC Club Competition 2021 terkait Sporting Criteria,” ucap Yunus, melansir dari laman resmi PSSI, Minggu (20/12/2020).


PSSI sendiri memang memiliki alasan tersendiri untuk memilih Persija sebagai wakil Indonesia di ajang Piala AFC 2021. PSSI berharap dengan adanya Persija, kompetisi Piala Indonesia memiliki keterwakilan di ajang Piala AFC.


Akan tetapi, AFC keberatan dengan Persija karena statusnya sebagai runner-up. Sementara PSM Makassar yang merupakan sang juara sendiri sudah dipastikan gagal lolos karena tidak mendapat lisensi klub profesional saat proses AFC Club Licensing Cycle tahun 2020 sebagai syarat utama tampil di Liga Champion Asia dan Piala AFC.


”Persija ditetapkan oleh PSSI karena kami menjaga keterwakilan klub Indonesia yang bermain di AFC Cup melalui slot Piala Indonesia,” tambah pernyataan Yunus.


“Karena memang AFC juga menyetujui bahwa juara Piala Indonesia mendapatkan slot bermain di AFC Cup,” lanjutnya.


“Namun karena PSM Makassar tidak lolos lisensi klub profesional tahun 2020, Exco PSSI memutuskan memilih Persija yang notabene runner up Piala Indonesia 2018-2019,” sambungnya sebagaimana dilansir Okezone.


Sementara itu, grade Piala Indonesia memiliki level di bawah kompetisi liga. Sehingga runner-up Piala Indonesia levelnya dipandang di bawah runner-up kompetisi Liga 1. Alhasil, AFC tidak mengizinkan runner-up Piala Indonesia untuk tampil, karena masih ada peringkat tiga kompetisi Liga 1 yang lolos club lisencing dari AFC.


(*)

×
Berita Terbaru Update