Terima Penghargaan IGA 2020, Kado Manis di Ujung Tahun bagi Pemkab Solok

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 28 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.182 228 27.470 644
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Terima Penghargaan IGA 2020, Kado Manis di Ujung Tahun bagi Pemkab Solok

Minggu, 20 Desember 2020 | 17:04 WIB Last Updated 2020-12-21T18:36:31Z
Bupati Solok, H. Gusmal merasa bangga mendapatkan penghargaan Innovatif Government Award (IGA) tahun 2020 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jumat (18/12/2020).

mjnews.id - Ujung tahun 2020 membuahkan kado manis bagi pemerintah Kabupaten Solok, karena menerima penghargaan Innovatif Governennt Awar (IGA) tahun 2020 dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri).


Penyerahan penghargaan IGA 2020 itu dilakukan Sekjen Kemendagri RI, Muhammad Hudori di hadapan Kepala Barenlitbang Kemendagri RI, Agus Fathoni, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pimpinan Tinggi Madya lingkup Kemendagri dan dewan juri di hotel Sulthan Jakarta, Jumat (18/12/2020).


Mengiringi penghargaan tersebut, Mendagri Tito Karnavian diwakili Sekjen Muhammad Hudori menegaskan, IGA 2020 adalah kado manis diakhir tahun 2020 yang diraih oleh Pemerintah Kabupaten Solok bersama daerah kabupaten dan kota lainnya. "Semoga tahun depan menjadi tahun yang lebih baik lagi untuk Kabupaten Solok," ujarnya yang dirilis Humas Pemkab Solok, Minggu (20/12/2020).


Dikatakan, penilaian indeks inovasi daerah tahun 2020 adalah bentuk apresiasi pemerintah terhadap semangat dan daya upaya serta keberhasilan pemerintah daerah dalam melaksanakan penyelenggaraan pemerintahan dengan cara-cara yang inovatif.


Pemberian penghargaan itu sendiri, dibagi dengan predikat Sangat Inovatif dan Terinovatif yang dilakukan berdasarkan pengukuran indeks inovasi daerah tahun 2020 terhadap penerapan inovasi yang dilaksanakan oleh daerah secara online sejak 14 Mei 2020 melalui aplikasi indeks inovasi daerah Kemendagri.


"Aplikasi ini dibuat khusus dalam rangka penilaian indeks inovasi daerah dan dapat dilihat secara transparan oleh semua pihak," jelas Sekjend Kemendagri.


Tingkat partisipasi kegiatan inovasi daerah tahun 2020 ini, menurut Muhammad Hudori sebesar 89,3 persen atau 484 daerah.


Pemerintah provinsi yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 34 daerah atau 100 persen, kemudian pemerintah daerah kabupaten sebanyak 360 daerah atau 86,7 persen dan pemerintah kota sebanyak 90 daerah atau 96,7 persen dengan jumlah inovasi yang terlaporkan 14.897 inovasi atau meningkat sebesar 85 persen dari tahun 2019 yakni sebesar 8014 inovasi.


Ia menyebutkan, setelah tahapan inputing data, tahapan penjaringan tahapan pengisian melalui online, kemudian dilakukan tahapan validasi data melalui pencocokan dan analisis data yang dilakukan oleh pemerintah daerah, validasi dimulai pada 22 September 2020 hingga 21 Oktober 2020.


"Hasilnya sebanyak 195 pemerintah daerah dengan predikat sangat inovatif terdiri dari 21 provinsi, 131 kabupaten dan 43 kota. Sedangkan sebanyak 44 pemerintah daerah dengan predikat inovatif terdiri dari tiga provinsi, 30 kabupaten dan 11 kota," ungkapnya.


Kemudian sebanyak 245 pemerintah daerah dengan kategori kurang inovatif terdiri dari 10 provinsi, 199 kabupaten dan 36 kota.


Selanjutnya 58 pemerintah daerah dengan kategori tidak dapat dinilai atau disclaimer ada sebanyak 55 kabupaten dan tiga kota karena tidak melakukan inputing data.


"Pemerintah Kabupaten Solok dalam kaitan ini menerima penghargaan ini dengan Predikat Sangat Inovatif," tegas Muhammad Hudori.


Disampaikan, pelaksanaan pengukuran indeks inovasi daerah ini mengikutsertakan 15 dewan juri dari Kementerian/Lembaga, media dan juga dari berbagai instansi ataupun lembaga yang kredibel.


Menyambut itu, Bupati Solok H.Gusmal praktis mengucapkan syukur dan terimakasih kepada Kemendagri yang telah memberikan penghargaan kepada Kab. Solok sebagai klabupaten yang sangat inovatif.


Ucapan yang sama diarahkan kepada aparatur pemerintahan Kabupaten Solok mulai dari Sekda, kepala SKPD dan seluruh staf yang sudah bekerja keras dalam membangun pemerintahan yang berbasis elektronik di kabupaten Solok.


Dirinya berharap, ke depan pemerintah daerah kabupaten Solok akan menjadi kabupaten terbaik dalam melaksanakan pemerintahan berbasis elektronik. "Setiap kepala SKPD harus mampu membuat inovasi-inovasi baru dalam rangka mempermudah pelayanan kepada masyarakat," pintanya.


Bupati Gusmal mengabarkan, penghargaan IGA 2020 merupakan prestasi bersama. Karena itu dirinya juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh masyarakat kabupaten solok atas dukungan, sumbangan pikiran dan kerjasama dalam membangun kabupaten solok menjadi kabupaten terbaik, terutama dalam melaksanakan pemerintahan berbasis elektronik.


(yas)

×
Berita Terbaru Update