Tim Puslitbang Kemendesa PDTT Kunjungi Pesisir Selatan

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.646 247 27.982 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Tim Puslitbang Kemendesa PDTT Kunjungi Pesisir Selatan

Rabu, 30 Desember 2020 | 10:03 WIB Last Updated 2020-12-30T03:03:01Z
Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI yang dipimpin Adelia Oktarina berkunjung ke Pesisir Selatan, Selasa (29/12/2020). (ist)

mjnews.id - Tim Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI yang dipimpin Adelia Oktarina berkunjung ke Pesisir Selatan, Selasa (29/12/2020).


Kunjungan Kerja (Kunker) tersebut dalam rangka penilaian awal terkait penerapan smart village.


Tim disambut oleh jajaran Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMDP2KB) dan jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pesisir Selatan.


Adelia dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa pemanfaatan Teknologi Informasi menjadi keniscayaan diera global.


"Desa atau Nagari sudah merasakan kemudahan TI dalam pengelolaan sumberdaya nagari," ujarnya yang didampingi Ahmad Arief, Riyan Marde.


Ia juga melihat langsung bagaimana pemanfaatan berbagai aplikasi yang mendukung pelaksanaan Pemerintahan Nagari di Kabupaten Pesisir Selatan. "Ternyata Pessel sudah sangat siap dengan berbagai kemudahan teknologi untuk Nagari" pujinya.


Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pesisir Selatan, Junaidi menjelaskan, Aplikasi SINar yang dikembangkan mampu menjawab kebutuhan informasi yang dibutuhkan pihak terkait.


"Kebutuhan data, misalnya jumlah penduduk, dan data kependudukan secara realtime bisa dihadirkan," ujarnya diamini Kabid e-Gov, Syafrudin.


Papar Junaidi, sejak 2018, hanya ada 7 kabupaten/kota di Indonesia yang menggunakan aplikasi Siskeudes, salah satunya Pesisir Selatan. "Jadi dalam Aplikasi SINar, realisasi APB Des, bisa dipantau secara langsung, dan angkanya dinamis atau bergerak,," tukuknya.


Sementara itu Kepala DPMDP2KB, Wendi mengakui bahwa dengan berbagai aplikasi yang dikembangkan oleh Tim Dinas Kominfo, Pemerintah Nagari merasakan manfaatnya.


"Bahkan Nagari Lunang sudah bisa menjalankan pemerintahan secara Online dan jadi contoh betapa nagari bisa dikelola dengan modern," tambahnya.


Menurut Wendi, salah satu ciri pemerintahan demokratis itu bagaimana tata kelola pemerintahan dilakukan dengan baik. "Transparansi, partisipasi dan akuntabilitas menjadi kata kunci dalam tata kelola nagari," imbuhnya.


Tim Kemendesa, PDTT mengaku salut Pemkab Pesisir Selatan terus melakukan berbagai inovasi untuk pengelolaan Nagarinya.


(myd)

×
Berita Terbaru Update