Untuk Informasi Keterbukaan Publik, Pemko Bandar Lampung Anggarkan Rp 15 Miliar untuk Media

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 24 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.837 214 27.119 642
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Untuk Informasi Keterbukaan Publik, Pemko Bandar Lampung Anggarkan Rp 15 Miliar untuk Media

Selasa, 29 Desember 2020 | 16:01 WIB Last Updated 2020-12-29T09:01:07Z
Plt. Bupati Tanah Datar, H. Zuldafri Darma dan rombongan bersama Sekdako Bandar Lampung, Badri Tamam. (ist)

mjnews.id - Walikota Bandar Lampung Drs. Herman HN, MM. pada periode kedua jabatannya terus memacu pembangunan di kota yang dijuluki dengan sebutan 'Tapis Berseri' disegala sektor.


Bahkan, setiap tahunnya Pemko Bandar Lampung memberikan umrah gratis untuk 600 masyarakatnya. Hanya saja, tahun ini tertunda akibat kondisi pandemi Covid-19.


Demikian disampaikan Sekdako Bandar Lampung, Badri Tamam di hadapan Plt. Bupati Tanah Datar H. Zuldafri Darma didampingi Staf Ahli Reflin dan Nusirwan, Kakan Kesbang Pol Irwan, Kabag Humas Yusrizal dan Kabid IKP Yendra Aprila beserta 40 wartawan yang bertugas di Tanah Datar saat berkunjung ke sana, Senin (28/12/2020).


Badri Tamam didampingi Asisten Pemerintahan Drs. Sukarma Wijaya, Staf Ahli Bidang Kesra dan SDM Drs. H. Saraden, MH, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Robi Suliska Sobri, S.IP, M.IP, Kepala Bappeda Dr. Khaidarmansyah, SH, M.Pd, Kepala BPKAD Wilson Faisol, SE, MM, Kabag Kesbang dan Politik Drs. Suhendar Zuber, M.Si, Kadis Kominfo dan Informatika Ahmad Nurizki Erwandi, S.STP, Kabag Hukum Lisa Septiana pada kesempatan itu saling berbagi informasi terkait pesatnya pembangunan kota ini.


Dikatakan, sejak periode pertama janji politik walikota ini adalah meningkatkan SDM masyarakat terutama melalui dunia pendidikan dengan sitem wajib belajar 12 tahun dan beasiswa untuk anak-anak berprestasi di perguruan tinggi.


Kemudian, meningkatkan taraf ekonomi masyarakat dengan menumbuhkembangkan UKM malalui program pinjaman kredit mikro. Dibidang kesehatan, Pemko Bandar Lampung juga menggratiskan berobat bagi warganya yang tidak mampu.


"Pada 2017, karena ada perubahan sistem managemen pendidikan SLTA beralih ke provinsi, maka yang kita tanggung hanya SMP ke bawah, termasuk bantuan baju seragam. Untuk informasi keterbukaan publik ini, kita telah menganggarkan dana senilai Rp15 miliar untuk kerjasama dengan media, baik cetak maupun online," kata Sekda Herman yang dibenarkan Kadis Kominfo Bandar Lampung Ahmad Nurizki Erwandi, S.STP dengan tetap diawasi oleh KPK.


Saat ini, kata Ahmad Nurizki Erwandi, Kominfo telah memasang 132 cenel cctv dan memasang Wefi di seluruh fasiltas umum dan di tempat keramaian.


Ini guna mengembangkan pembangunan wisata, apalagi semenjak jalan tol dioperasikan. "Disinilah peran media sangat kita butuhkan untuk publikasi percepatan pembangunan kota Bandar Lampung," katanya.


Melalui media cetak di prokopita atau protokol, dan media online di Kominfo, setiap hari pers lokal memberitakan informasi seputar kegiatan pembangunan, meskipun ada dengan hembusan kritikan.


"Pemko tidak takut dengan kritikan dari media, karena kritikan ini juga sangat membantu guna proses percepatan perbaikan, karena pers adalah mitra pemerintah," tandasnya.


Studi koperatif dan konsolidasi jurnalis Tanah Datar ke Pemko Bandar Lampung diakhiri dengan saling tukar cinderamata.


(yus/efr)

×
Berita Terbaru Update