Dinkes Padang Siapkan 26 RS dan 88 Klinik untuk Penyuntikan Vaksin Covid-19 Besok

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 28 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.182 228 27.470 644
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Dinkes Padang Siapkan 26 RS dan 88 Klinik untuk Penyuntikan Vaksin Covid-19 Besok

Kamis, 14 Januari 2021 | 00:42 WIB Last Updated 2021-01-14T17:33:47Z

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Ferimulyani Hamid.

mjnews.id - Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang telah menyiapkan 26 rumah sakit dan 88 klinik untuk pelaksanaan penyuntikan vaksin Covid-19.

Para penerima vaksin ini untuk tahap pertama kepada seluruh tenaga kesehatan (Nakes) sebanyak 9.128 ditambah sepuluh orang tokoh. Untuk launching vaksinasi ini akan diselenggarakan Jumat (15/1/2021) besok.

"Nakes yang telah mendaftar akan mendapatkan dua dosis vaksin sehingga jumlah vaksin yang dibutuhkan Padang pada tahap pertama ini sebanyak 18.276 dosis," kata Kepala DKK Padang, Ferimulyani, Rabu (13/1/2021).

Ferimulyani mengatakan, lokasi vaksinasi dilakukan di seluruh rumah sakit umum dan puskesmas yang ada di Padang. Selain itu untuk launching vaksinasi mendatang, pihaknya telah menyiapkan puskesmas Padang Pasir.

Para penerima vaksin kepada nakes ini terdiri dari dokter, perawat, bidan, pegawai administrasi, keamanan di lingkungan rumah sakit dan fasilitas kesehatan.

"Kita sudah menyiapkan dan melatih masing-masing dua orang vaksinator di setiap fasilitas kesehatan (faskes)," ujar Ferimulyani.

Dikatakan, tenaga yang selama ini telah pernah menyuntikkan vaksin seperti vaksin polio juga dapat menjadi vaksinator Covid-19. Karena tata cara pelaksanaannya masih sama dengan penyuntikan vaksin-vaksin yang telah ada sebelumnya.

"Program vaksin ini kan sudah sejak tahun 80-an," katanya.

Ferimulyani, mengatakan, seluruh penerima vaksin yang terdaftar di Padang telah selesai divalidasi oleh kementerian kesehatan sehingga 9.138 orang tersebut sudah menerima SMS pemberitahuan dari Kemenkes.

"Nanti pada saat pelaksanaan penyuntikan vaksin petugas akan kembali melakukan skrining ulang. Tujuannya untuk memastikan nakes penerima vaksin tidak punya penyakit berbahaya dan memastikan pernah atau tidak tertular Covid-19," tutupnya.

(do/eds)
×
Berita Terbaru Update