Jaringan Penyelundupan Sabu Dibongkar Polisi Riau

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.646 247 27.982 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Jaringan Penyelundupan Sabu Dibongkar Polisi Riau

Kamis, 14 Januari 2021 | 02:29 WIB Last Updated 2021-01-13T20:31:02Z
Polisi memperlihatkan delapan tersangka penyelundupan narkoba yang diringkus di sejumlah lokasi di Pekanbaru, Riau. (rahmat zikri)

mjnews.id - Delapan pelaku dalam kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukum Polresta Pekanbaru ditangkap polisi. Pelaku yang merupakan satu jaringan itu ditangkap di lokasi berbeda dan Rabu (13/1/2021) resmi ditetapkan sebagai tersangka.


Kapolresta Pekanbaru Kombes Nandang Mu'min Wijaya kepada awak media menjelaskan bahwa penangkapan terhadap para tersangka berawal dari penggagalan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu oleh petugas keamanan Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.


"Diduga narkotika itu akan diselundupkan ke Jakarta. Awalnya, petugas Aviation Security Bandara SSK II Pekanbaru, mengamankan pelaku inisial MM dengan barang bukti sabu seberat 2 kilogram," katanya.


Dari keterangan MM, Jajaran Satres Narkoba Polresta Pekanbaru melakukan pengembangan dan di sebuah hotel di Jalan SM. Amin Pekanbaru ditangkap dua orang pelaku lagi berinisial MW dan MG.


"Dari pelaku MW dan MG didapatkan kembali dua paket besar sabu, seberat 1,82 kilogram. Berdasarkan hasil interogasi, diketahui barang haram tersebut dari kota Dumai," jelas Kapolres.


Tak cukup dari tangkapan tersebut, Satres Narkoba Polresta Pekanbaru kembali melakukan pengembangan. Dari penyelidikan kembali ditangkap lima pelaku lainnya yaitu berinisial, AF, MI, HE, W dan M. "Mereka ditangkap di sebuah wisma di Kota Dumai. Dari lima tersangka ini kembali disita barang bukti sabu seberat 202,7 gram,” terangnya.


Lebihlanjut, Kapolresta menerangkan bahwa dari hasil interogasi diketahui bahwa tersangka HE lah yang memerintahkan MM, MG dan MW untuk membawa ke Jakarta.


Dari penyidikan dan pengakuan para tersangka, sabu dengan total berat empat kilogram tersebut dia dapat dari Malaysia yang dibawa melalui pelabuhan dengan menggunakan speedboat.


"Para tersangka akan mempertanggungjawabkan perbuatan pidananya karena diduga telah melanggar Pasal Pasal 112 dan Pasal 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati atau 20 tahun hukuman penjara," tutupnya.


(mat)

×
Berita Terbaru Update