Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 23 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.750 230 26.991 642
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Kinerja Bank Nagari di Tahun 2020 Dinilai Bagus

Kamis, 14 Januari 2021 | 18:00 WIB Last Updated 2021-01-14T18:17:35Z
Usai konferensi pers, Gubernur Irwan Prayitno berfoto bersama unsur Direksi dan Komisaris Bank Nagari, Ketua PWI Sumbar, Heranof Firdaus, sejumlah Pemimpin Redaksi media cetak dan online. (ist)

mjnews.id - Total aset Bank Nagari pada Desember 2020 mencapai Rp 25,70 triliun dengan pertumbuhan sebesar Rp 1,26 triliun atau sebesar 5,18 persen. Ini telah melebihi dari target Desember 2020 dengan pencapaian sebesar 104,39 persen


Hal itu diungkapkan Dirut Bank Nagari, Muhamad Irsyad, dalam konferensi pers tentang kinerja Bank Nagari tahun 2020 di Kantor Pusat Bank Nagari Jalan Pemuda Nomor 21 Padang, Kamis (14/1/2021). Dirut mengatakan, semua data kinerja tahun 2020 yang dipaparkannya merupakan data unaudited.


Dalam kegiatan yang dihadiri antara lain Gubernur H. Irwan Prayitno, Hamdani Komisaris Utama, Zulhefi Sikumbang dan Yondrival sebagai Komisaris, Direktur Keuangan Sania Putra, Direktur Operasional Syafrizal, Direktur Kepatuhan Restu Wirawan, Direktur Kredit dan Syariah Gusti Chandra, Ketua PWI Sumbar, Heranof Firdaus, sejumlah pemimpin divisi, Dirut menyebutkan penyaluran kredit oleh Bank Nagari juga melebihi target.


“Total kredit atau pembiayaan pada Desember 2020 sebesar Rp 19,54 triliun dengan pertumbuhan sebesar Rp 610,13 miliar atau sebesar 3,22 persen (YoY) dan telah melebihi dari target 2020 dengan pencapaian sebesar 100,68 persen,” katanya.


Selanjutnya, share pembiayaan syariah terhadap total kredit pembiayaan sebesar 8,10 persen tumbuh sebesarRp 73,01 miliar atau sebesar 4,83 persen (YoY).


Demikian pula dengan dana pihak ketiga (DPK) yang berhasil dihimpun juga melebihi tatget. Dirut menyebutkan, total DPK pada Desember 2020 sebesar Rp 20,41 triliun dengan pertumbuhan sebesar Rp 929,5 miliar atau sebesar 4,77 persen dan telah melebihi dari target 2020 dengan pencapaian sebesar 103,69 persen. Sedangkan share DPK syariah terhadap total DPK sebesar 10,25 persen, tumbuh sebesar Rp 560,24 miliar atau sebesar 36,56 persen (YoY).


Dirut mengatakan, realisasi laba bersih pada Desember 2020 sebesar Rp332,70 miliar dengan pencapaian target 129,88 persen.”Realisasi pendapatan operasional pada Desember 2020 sebesar Rp2,66 triliun dengan pencapaian target 96,63 persen, realisasi beban operasional sebesar Rp2,28 triliun dengan pencapaian target 92,95 persen, realisasi beban CKPN sebesar Rp196,67 miliar dengan pencapaian dari target 91,45 persen. Realisasi meningkat Rp 104,46 miliar atau tumbuh113,30 persen dibandingkan beban CKPN tahun 2019 dalam rangka memperkuat buffer mitigasi risiko kredit yang salah satunya akibat dampak Covid-19. Kemudian, realisasi beban tenaga kerja sebesar Rp556,17 miliar dengan pencapaian target 89,20 persen, realisasi beban umum Rp368,86 miliar dengan pencapaian target 91,82 persen.


Menyoal tentang kualitas kredit atau pembiyaan, katanya, nominal NPL pada Desember 2020 sebesar Rp 565,59 miliar, berhasil diturunkan dari posisi Desember 2019 yakni sebesar Rp 583,29 miliar.


Sedangkan CAR pada CAR pada Desember 2020 sebesar 19,67 persen di atas target Desember 2020 dengan pencapaian sebesar 100,18 persen.


Dirut juga mengatakan, bahwa di tengah dampak Covid-19 share kredit Bank Nagari mencapai 36,10 persen dan masih mendominasi pangsa kredit di Sumbar


Terkait Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari, Dirut mengatakan, aset UUS Bank Nagari sampai Oktober 2020 aset UUS Bank Nagari tumbuh sebesar 14,17% (YtD) di atas perbankan syariah Sumbar sebesar 7,32 persen, share aset UUS Bank Nagari di Sumbar sebesar 28,41 persen, sampai Oktober 2020 pembiayaan UUS Bank Nagari tumbuh 2,12 (YtD) di atas Perbankan Syariah Sumbar yang tumbuh 1,45 persen, sampai Oktober 2020, DPK UUS Bank Nagari tumbuh 16,01% ( YtD ) di atas perbankan syariah Sumbar yang tumbuh 9,29 persen. ( YtD). Sedangkan share DPK UUS Bank Nagari di Sumbar di kisaran 30,49persen.


Bagus

Setelah mendengar paparan Dirut Muhamad Irsyad, Gubernur Irwan Prayitno menilai secara umum kinerja Bank Nagari tahun 2020 bagus dan berharap kinerja tahun mendatang lebih ditingkatkan.


Hal senada juga diungkapkan Komisaris Utama Hamdani. “Semoga Bank Nagari terus bisa mencapai target dengan baik,” katanya.


Menurutnya, keberhasilan Bank nagari ini ditopang dengan konsistensi Good Corporate Governance pada semua jenjang organisasi, juga ditopang dengan manajemen risiko dengan baik, memperbaiki teknologi informasi, serta memiliki kebijakan yang strategis.


Penghargaan

Pada tahun 2020, Bank Nagari meraih penghargaan bergengsi, antara lain sebagai Bank Syariah Regional Terefesien Kelompok Unit Usaha Syariah BPD, Perbankan terbaik 1 tahun 2020 kategori pelaksanaan perluasan QRIS, Perbankan terbaik tahun 2020 kategori kepatuhan pelaporan pada aplikasi Bank Indonesia Sistem Informasi Layanan Kas.


(eds)

×
Berita Terbaru Update