Komisi VIII DPR Apresiasi Peran BNPB Tanggulangi Bencana Non Alam

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 4 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.467 251 27.798 652
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Komisi VIII DPR Apresiasi Peran BNPB Tanggulangi Bencana Non Alam

Jumat, 15 Januari 2021 | 03:30 WIB Last Updated 2021-01-14T22:05:16Z
Anggota Komisi VIII DPR, Asli Chaidir saat menyampaikan sejumlah pertanyaan kepada Kepala BNPB dalam rapat evaluasi pelaksanaan APBN 2020. (ist)

mjnews.id - Komisi VIII DPR mengapresiasi atas tugas dan kinerja Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam penanggulangan dan upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Indonesia.


Anggota Komisi VIII dari Fraksi PAN, H.M. Asli Chaidir menyebutkan, pada 2020 BNPB memiliki peran yang sangat strategis. Pandemi Covid-19 menempatkan BNPB menjadi salah satu lembaga yang memiliki peran dalam upaya penanggulangan bencana non alam tersebut.


Asli mengatakan, Presiden RI telah memberikan tugas negara kepada Kepala BNPB sebagai Ketua Satgas Covid-19. Dan sebelumnya diberikan tugas sebagai Kepala Gugus Tugas Covid-19. Tugas ini sangat strategis. 


Komisi VIII DPR juga sejak awal sudah mengingatkan kepada BNPB terhadap tugas pokok yang lainnya tentang kebencanaan. Berdasarkan data bencana dan berbagai kejadian bencana yang selama 2020, tercatat ada 2929 bencana alam terjadi di Indonesia. Tidak hanya pandemi yang sampai saat ini belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda.


Dalam kesempatan itu Asli yang mengikuti rapat Evaluasi Pelaksanaan APBN 2020 antara Komisi VIII DPR dengan Kepala BNPB secara virtual itu, juga mempertanyakan terkait penanganan Covid-19 secara nasional.


"Kalau kita lihat pada data yang dipaparkan, saya merasa pemerintah harus benar-benar lebih serius. Dalam data tersebut saya lihat, trend kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan turun dan di saat yang bersamaan tren penambahan kasus positif mingguan naik. Trend angka kematian pasien Covid-19 juga naik. Kondisi ini ditambah lagi trend kematian tenaga kesehatan dan dokter juga meningkat," sebut Asli.


Sekaitan dengan fakta tersebut, apa sebenarnya yang terjadi pada saat ini dan mengapa kesadaran masyarakat terkait protokol kesehatan mengalami penurunan. Padahal di sisi lain, rumah sakit mulai kewalahan melayani pasien Covid-19.


Asli juga mempertanyakan soal rencana pembentukan tim khusus untuk program keselamatan tenaga kesehatan dalam penanganan Covid-19. Apakah tim khusus ini hanya berada di tingkat pusat atau sampai ke daerah.


"Saya saya tekankan di sini adalah jangan sampai ada tim khusus untuk keselamatan tenaga kesehatan, tapi angka kematian tenaga kesehatan tetap mengalami trend kenaikan," kata mantan Ketua DPW PAN Sumbar dua periode ini.


(eff)

×
Berita Terbaru Update