Komunitas Pemuda Generasi Hamka Gelar Festival Rinuak di Danau Maninjau

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.646 247 27.982 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Komunitas Pemuda Generasi Hamka Gelar Festival Rinuak di Danau Maninjau

Jumat, 01 Januari 2021 | 21:04 WIB Last Updated 2021-01-03T17:50:43Z
Upaya penyelamatan dan melestarikan lingkungan Danau Maninjau dari pencemaran, Komunitas Pemuda Generasi Hamka (KPGH) Tanjung Raya gelar festival menangkap ikan Rinuak di Danau Maninjau, Kamis (31/12/2020). (ist)

mjnews.id - Upaya penyelamatan dan melestarikan lingkungan Danau Maninjau dari pencemaran, Komunitas Pemuda Generasi Hamka (KPGH) Tanjung Raya kembali menggelar festival menangkap ikan Rinuak, Kamis (31/12/2020) lalu.


Kegiatan yang kedua kalinya ini dipusatkan di tepian Danau Maninjau, di Junguik, Jorong Batuang Panjang, Nagari Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya.


Ketua KPGH Tanjung Raya, Rudi Yudistira,mengatakan, festival tahunan ini digelar dalam melestarikan Danau Maninjau khususnya pada ikan endemik bernama rinuak,dan merupakan ikan air tawar endemik Danau Maninjau.


“Ikan rinuak ini hanya ada di Danau Maninjau saja,” katanya.


Hal ini merupakan potensi besar yang sangat luar biasa sehingga kekayaan alam itu harus tetap dilestarikan untuk keberlangsungan habitatnya di masa depan.


Dalam penyelenggaraan festival, pihaknya hanya menyelenggarakan tingkat Jorong Batuang Panjang saja. Hal ini dikarenakan pandemi Covid-19 masih melanda, sehingga pergerakan masyarakat menjadi terbatas.


“Walaupun festival ini dibatasi, pelaksanaannya tetap berjalan lancar, walaupun tidak semeriah tahun sebelumnya," katanya.


Dalam penyelenggaraannya tetap mengutamakan protokol kesehatan terutama memakai masker.


Berbagai perlombaan yang diadakan dalam kegiatan festival rinuak ini, diantaranya lomba menangkap ikan rinuak secara tradisional, pacu biduak (sampan), lomba renang, dan lomba memasak olahan rinuak.


“Peserta merupakan dari kalangan pemuda, anak-anak, dan kaum ibu yang ada di wilayah Jorong Batuang Panjang,” katanya.


Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI telah melakukan beberapa kali penelitian dan berbudidaya terhadap ikan rinuak. Hingga kini lembaga bertaraf nasional itu masih belum berhasil melestarikan ikan rinuak.


“Dalam teorinya sudah melakukan penebaran bibit rinuak, namun kelanjutannya masih belum membuahkan hasil," katanya.


Oleh karena itu, LIPI harus kita dorong untuk melakukan penelitian kembali guna melestarikan ikan endemik Danau Maninjau,” katanya.


Selain itu, kegiatan yang digelar tingkat Jorong ini atas kesepakatan anggota KPGH, serta mendapat dukungan penuh dari Camat Tanjung Raya Handria Asmi sebagai pembina komunitas tersebut.


Wali Jorong Batuang Panjang, Fajri, mengapresiasi langkah KPGH menggelar festival rinuak.


"Adanya kegiatan positif ini dapat menjadi ajang kebersamaan dan silaturahmi bagi masyarakat," katanya.


KPGH merupakan sebuah komunitas yang memiliki jiwa sosial tinggi, sehingga diperlukan dukungan dari semua pihak untuk mengembangkan kinerjanya.


(mur/irm)

×
Berita Terbaru Update