Langgar SE Gubernur, Pengunjung Restoran dan Rumah Makan di Sei Tarab Dibubarkan

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 7 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.706 249 28.022 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Langgar SE Gubernur, Pengunjung Restoran dan Rumah Makan di Sei Tarab Dibubarkan

Sabtu, 02 Januari 2021 | 20:05 WIB Last Updated 2021-01-03T20:11:58Z
Pengunjung Rumah Makan Dapur Amak dan Restoran Pondok Flora Seitarab Batusangkar dibubarkan Tim Gakkum Terpadu Perda karena melanggar SE Gubernur Sumbar.

mjnews.id - Tiga puluhan tamu restoran Pondok Flora Batusangkar dan rumah makan Dapur Amak yang sedang makan, Sabtu (2/1/2021) sekitar pukul 16.00 WIB, dibubarkan Tim Gakkum Terpadu Perda Sumbar Nomor 6 Tahun 2020.


Tindakan pembubaran itu dilakukan, tegas Kasatpol PP, H. Yusnen didampingi Kasi Penegak Perda, H. Elfiardi, S.H., karena pelaku usaha restoran pondok Flora dan Dapur Amak terang-terangan melanggar SE (Surat Edaran) Nomor: 6/ED/GSB-2020 tentang pengendalian kegiatan masyarakat untuk pencegahan Covid-19 pada masa libur tahun 2021.


Dikatakan, SE itu merupakan tindak lanjut Perda Nomor 6 tahun 2020 tentang AKB (Adaptasi Kebiasaan Baru) yang telah lama dilaksanakan dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran Covid-19.


Yusnen menegaskan, kedua rumah makan itu sudah tahu dan menerima SE Gubernur Sumbar dan Maklumat Kapolri yang diserahkan jauh sebelum masuk waktu libur 2021 oleh petugas berwenang.


Demi tegaknya SE Gubernur dan maklumat Kapolri, ucap Kasat Yusnen, pihaknya bersama Polres Tanah Datar, Kodim Tanah Datar, Dinas Parpora Tanah Datar, anggota Polsek dan Koramil langsung turun ke lapangan dengan kendaraan operasi Polres Tanah Datar dan Satpol PP Tanah Datar.


Di lokasi rumah makan Dapur Amak dan restoran Pondok Flora, tambah Yusnen lagi, tim tidak hanya membubarkan pengunjung tetapi juga menegur pelaku usaha restoran dan Dapur Amak. "Sanksi lebih keras akan kita lakukan kalau pelaku usaha kembali melanggar dengan mengajukan ke pengadilan penegak Perda," tekan Yusnen sembari menyebutkan sanksi tegas juga akan diberlakukan terhadap pelanggar lain.


Tim Gakkum Terpadu Perda Sumbar sebelumnya juga telah membubarkan pertemuan Komunitas Sepeda Motor RX King yang berjumlah 800 orang berasal dari Sumut, Riau, Sumbar, Jambi dan Jawa Tengah yang dilaksanakan di Aur Serumpun Nagari III Koto Rambatan.


Ditambahkan H. Yusnen, operasi yang dilaksanakan bersama anggota Polres Tanah Datar, Kodim Tanah Datar, Polsek dan Koramil Rambatan serta Polsek dan Koramil Seitarab itu berjalan aman dan tertib.


(bd/efr)


loading...

×
Berita Terbaru Update