Nama baru SDIT Al Azhar Darul Jannah Bukittinggi Diresmikan

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.646 247 27.982 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Nama baru SDIT Al Azhar Darul Jannah Bukittinggi Diresmikan

Rabu, 13 Januari 2021 | 21:30 WIB Last Updated 2021-01-13T19:42:52Z
Kadisdikbud Bukittinggi, Melfi Abra didampingi pengurus yayasan usai membuka selubung nama SDIT Al Azhar Darul Jannah Bukittinggi, Rabu (13/1/2021). (ist)

mjnews.id - Kendati pun kota wisata Bukittinggi diguyur hujan sejak tadi malam dan pagi harinya masih berkabut, namun kegiatan peresmian Perubahan nama SDIT Al Azhar Darul Jannah berlangsung di halaman sekolah tersebut, Rabu (13/1), berlangsung sukses dan khidmat.


Peresmian nama SDIT Al Azhar Darul Jannah Kota Bukittinggi itu dihadiri kepala Disdikbud Melfi Abra, Kakanmenag diwakili Hilalludin, Pengurus Yayasan Muhardi Rajab, Pengawas sekolah H.M.Aswir, Lurah Bukik Apik Puhun Rusdi Yanto, Babinsa, Kamtibmas, majelis guru, orangtua murid dan kepala SD se-Kota Bukittinggi.


Kepala Disdikbud Melfi Abra dalam sambutannya menyampaikan apresiai dan sangat mendukung perubahan nama dari SD Islam Al Azhar kepada nama baru SDIT Al Azhar Darul Jannah.


Menurut Melfi perubahan nama ini, seharusnya dijadikan momentum untuk melakukan inonasi/pembaharuan dalam memberikan layanan pendidikan yang bermutu. Pendidikan yang bermutu dan menyenangkan itu merupakan harapan besar dari pemerintah dan masyarakat. Untuk itu, Yayasan, kepala sekolah dan majelis guru harus bersinergi untuk terus berupaya meningkatkan kompetensi lulusan sehingga dapat memuaskan orangtua murid.


Di sisi lain, katanya, berangkat dari moto sekolah yakni “Memurnikan Akidah dan menciptakan Akhlaqul Karimah harus benar-benar dapat diwujudkan. Saat ini, di zaman kemajuan teknologi yang canggih, penanaman akidah dan pembentukan karakter harus menjadi prioritas dunia pendidikan.


“Masyarakat termasuk orangtua, begitu juga anak-anak kita sibuk bermain gadget. Seakan mereka tidak peduli dengan orang di sekitarnya. Peranan guru dan orangtua sangat diharapkan menjadi contoh teladan dan model bagi murid untuk mengatasi prilaku yang menyimpang saat ini”, ujar Melfi.


Di tempat yang sama, Ketua Yayasan H. Muhardi Rajab menyebutkan perubahan nama ini untuk menghindari salah paham dan salah letak, karena di Kota Bukittinggi saat ini ada dua sekolah yang bernama Al Azhar. Terkadang ada surat untuk sekolah ini terkirim ke SD Al Azhar yang lain.


Untuk kebaikan bersama, katanya sekolah yang didirikan sejak 1993 itu berganti nama dengan SDIT Al Azhar Darul Jannah yang sebelum bernama SD Islam Azhar. “Darul Jannah berarti Kampuang Surga. Hal ini merupakan doa, agar murid-murid dan guru di sekolah ini, dihimpun nanti dalam surga yang dijanjikan Allah SWT. Hari ini kita sosialisasikan kepada seluruh masyarakat nama baru sekolah ini”, ujar mantan Dekan Fakultas Hukum UMSB itu.


Sementara itu, kakanmenag Bukittinggi yang diwakili Hilalludin memberikan dukungan perubahan nama SDIT Al Azhar Darul Jannah sehingga dapat menjadi rujukan bagi warga untuk menyekolahkan anaknya. Ia pun berharap, sekolah Islam terpadu di kota ini agar memiliki kekhususan misalnya di bidang tahfiz, kaligrafi, tilawah dan lain-lain yang menjadi andalan sekolah ini.


Tak lupa ia mengajak kepala sekolah, guru dan pihak yayasan untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengelola sekolah sehingga lebih maju dan disenangi oleh warga masyarakat. Belajar di masa pandemic covid 19, dituntut gur lebih kreatif dan inovatif dalam mendesaian pembelajaran yang menarik bagi muridnya.


Peresmian nama baru SDIT Al Azhar Darul Jannah ini ditandai dengan pembukaan selubung oleh kepala DIsdikbud Melfi Abra disaksikan ketua yayasan Muhardi Rajab, perwakilan Kemenag Hilalludin, Pengawas sekolah M. Aswir dan Lurah Bukik Apik Puhun Rusdi Yanto dan undangan lainnya.


(as/ril)

×
Berita Terbaru Update