PTM Dimulai di Bukittinggi, Semangat Patuhi Prokes Tak Boleh Kendor

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.646 247 27.982 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

PTM Dimulai di Bukittinggi, Semangat Patuhi Prokes Tak Boleh Kendor

Sabtu, 16 Januari 2021 | 02:29 WIB Last Updated 2021-01-17T19:03:28Z
Pengawas sekolah Disdikbud Bukittinggi memonitor penerapan protokol kesehatan di sekolah selama belajar tatap muka. (ist)

MJNews.id - Jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bukittinggi telah membuka sekolah dengan pembelajaran tatap muka sejak 04 Januari 2021. Karena masih di masa pandemi Covid-19, setiap satuan pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA/SMK harus menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Semangat untuk mematuhi protokol kesehatan bagi warga sekolah tak boleh kendor.


Hal itu disampaikan Kepala Disdikbud yang diwakili H. M. Aswir, ketika melakukan monitoring ke SDN 01 Benteng Pasar Atas, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, Jumat (15/1/2021).


Menurut mantan kepala SDN 02 Percontohan itu, belajar tatap muka di masa pandemic covid 19, sangat ditentukan komitmen kepala sekolah dan guru dalam mengajak warga sekolah untuk mematuhi protocol kesehatan. Majelis guru tidak boleh abai dengan ancaman virus corona ini dan selalu memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak.


Berdasarkan pantauanya pada beberapa sekolah yang menjadi tanggung jawabnya, jelas M.Aswir setiap sekolah sudah melaksanakan skema pembelajaran selama covid yakni kehadiran murid 50 persen dari yang biasanya, lama belajar hanya 180 menit, tidak membuka kantin sekolah dan setelah usai belajar anak dijemput orangtua.


“Karena sudah terlalu lama belajar secara daring, tugas utama guru saat ini bagaimana membangkitkan kembali semangat anak didik untuk tekun belajar dan mengerjakan tugas yang diberikan guru. Penanaman nilai-nilai karakter harus menjadi perhatian guru selama belajar tatap muka. Diduga selama ini, murid sudah banyak yang lengah dalam mematuhi disiplin sekolah. Guru diminta mengembalikan semangat belajar anak didik untuk terpicu untuk belajar lebih giat lagi,” ujar mantan pengawas berprestasi tingkat nasional itu.


Di tempat yang sama, kepala SDN 01 Benteng Pasar Atas, Deswita,S.Pd dan juga hadir waktu itu Kepala SDN 02 Percontohan Atas Ngarai Sri Ramayenti,S.Pd selama belajar di masa pandemic covid 19, tetap mematuhi protokol kesehatan mulai cek suhu tubuh, cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak.


“Kami sekolah dua shif. Shif pertama masuk pukul 07.30 dan shif kedua mulai pukul 10.00 WIB. Sejak dibolehkan belajar tatap muka. Murid semangat datang ke sekolah. Orangtua murid juga merasa senang karena rindu untuk datang ke sekolah terobati dengan dibolehkanya sekolah dibuka kembali,” ujar mantan kepala sekolah berprestasi tingkat nasional tahun 2019 itu dan berjanji akan terus konsisten melaksanakan Prokes untuk menghindari bencana wabah covid 19 ini.


(as/ril)

×
Berita Terbaru Update