Temu Karya Karang Taruna Sumbar Digelar di Payakumbuh

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 25 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.919 220 27.229 643
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Temu Karya Karang Taruna Sumbar Digelar di Payakumbuh

Jumat, 15 Januari 2021 | 07:02 WIB Last Updated 2021-01-15T00:02:01Z

mjnews.id - Walikota Payakumbuh membuka temu karya VI Karang Taruna Kota Payakumbuh. Kegiatan itu digelar di Aula Ngalau Indah, Lantai III Balaikota Payakumbuh, Kamis (14/1/2021). Kegiatan yang bertema "Melalui Temu Karya VI Karang Taruna, Kita Ciptakan Generasi Muda Yang Profesional, Berkualitas, Serta Punya Kepekaan Sosial" itu juga dihadiri Ketua Karang Taruna Provinsi Sumbar Mahdianur Musa bersama pengurus, Kadis Sosial Kota Payakumbuh Erwan didampingi Kabid Pemberdayaan Sosial Ance Alfiando, pengurus KT kota/kabupaten se Sumbar, dan masing-masing perwakilan KT kelurahan se Kota Payakumbuh.


Walikota Payakumbuh Riza Falepi, dalam sambutannya, menyampaikan tantangan hari ini adalah bagaimana menciptakan lapangan kerja dan kegiatan produktif. Berkaca dari pengalamannya sebagai orang yang mendapat amanah menjabat walikota, memang diakui tidak mudah menjalani keadaan hari ini.


"Akibat pandemi Covid-19, kondisi ekonomi berada di masa-masa krisis. Banyak anggaran yang dipotong. Ini memang berat, tapi kita sampai saat ini masih bisa beraktivitas. Bahkan pertumbuhan ekonomi Payakumbuh masih plus 1,2 persen. Untuk itu, kepada saudara-saudara sekalian, jadilah pelopor pembangunan peradaban. Jangan jadi orang kecil yang tidak ada gunanya. Yang bila hadir atau tidak hadirnya sama saja, hanya sebagai pelengkap penderitaan saja," ujarnya.


Menurut Riza, dirinya memberikan harapan bagi masyarakat yang ingin agar ekonominya tidak jatuh. Peluang diberikan dengan kepengurusan izin yang dipermudahnya. Besar harapan Riza, agar Karang Taruna sebagai salah satu wadah kepemudaan, hendaknya membangun kepeloporan untuk menghidupkan dan memberikan jalan kepada yang lain. Agar tumbuh secara produktif serta berhasil guna dan bermanfaat kepada orang banyak.


"Kepeloporan itu penting, banyak peluang di depan kita. Kepedulian itu yang perlu dibangun. Saya melihat Karang Taruna di Kota Payakumbuh sangat peduli. Maka ini perlu diviralkan kepada Karang Taruna lainnya. Payakumbuh, hari ini baru bisa pada level memberi oli pada mobil untuk berjalan, artinya kita permudah izin, silahkan Karang Taruna berusaha dan beraktifitas," tambahnya.


Disampaikannya, apabila Karang Taruna hadir sebagai pemuda pelopor di daerahnya, maka akan tumbuh suasana produktif yang memberikan kesejahteraan dan memajukan daerah. "Kita merindukan Sumbar ini sama majunya dengan pulau Jawa secara ekonomi, pendidikan dan teknologi. Saya siap berada di tengah-tengah para pelopor perubahan. Tanyakan kepada diri kita, kenapa nyaman dengan kondisi yang begini-begini saja tanpa ada perubahan?," katanya.


Sementara itu, Ketua KT Provinsi Sumbar Mahdianur Musa, menyampaikan Karang Taruna adalah organisasi kemasyarakatan yang lebih dirasakan dampak dan manfaatnya di tengah-tengah masyarakat. Karena merekalah yang memiliki program mengentaskan problema 26 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). "Karang tarunalah yang diberikan tugas untuk memberikan solusi yang terbaik, dengan berkoordinasi bersama pemerintah dan stakeholder yang ada," ucapnya.


Menurut Mahdianur, di saat penilaian pilar-pilar sosial se-Indonesia, KT di Sumbar ikut aktif mengirim video penanganan Covid-19. Ditambah dari data yang ada, KT Sumbar masuk nominasi 5 besar di Indonesia, 4 diantaranya dari pulau Jawa.


"Satu-satunya di luar pulau Jawa hanya Provinsi Sumbar. Artinya gerakan KT di ranah Minang begitu luar biasa. Apabila prestasi diraih, namun program tidak diaplikasikan dan digarap dengan baik, akan sangat nista organisasi ini berjalan kedepannya," tambahnya.


(fik)

×
Berita Terbaru Update