Akhiri Jabatan Sebagai Bupati Tanah Datar, Zuldafri Darma Dilepas Secara Adat

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 13 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.227 349 31.051 722
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Akhiri Jabatan Sebagai Bupati Tanah Datar, Zuldafri Darma Dilepas Secara Adat

Kamis, 18 Februari 2021 | 15:03 WIB Last Updated 2021-02-18T18:37:45Z

MJNews.id - Setelah mengakhiri masa jabatannya selaku bupati Tanah Datar, H. Zuldafri Darma beserta keluarga dilepas secara adat, dilakukan pemerintah daerah bersama LKAAM, diterima pengurus KAN Nagari Parambahan, Kecamatan Lima Kaum, dan KAN Nagari Buo, Kecamatan Lintau Buo. 


Prosesi penyerahan kembali secara adat itu berlangsung Kamis (18/2/2021), di Gazebo Indojolito Batusangkar. Sebelumnya, juga berlangsung malam perpisahan yang diadakan di Gedung Nasional. 


Sekretaris LKAAM Tanah Datar, N. Dt. Marah Bangso menyatakan, Zuldafri dan Irdinansyah Tarmizi (alm) merupakan pemimpin yang amat peduli dengan adat istiadat. Keduanya, kata dia, memiliki peranan penting dalam usaha mengembangkan dan melestarikan adat budaya Minangkabau, tercermin dalam program kerja dan kebijakannya. 


Untuk itu, atas nama LKAAM dan Bundo Kanduang, pihaknya menyampaikan terima kasih dengan harapan, sumbangsih dan pemikiran-pemikiran itu mendapat pahala berlipat ganda, dan bermanfaat untuk meneguhkan eksistensi adat budaya Minangkabau di masa mendatang. 


"Melalui prosesi adat, pada hari ini kami kembalikan Zuldafri Darma dan Retri Zuldafri Darma kepada pengurus KAN Parambahan dan Buo. Dahulu kami terima secara adat, sekarang setelah selesai menunaikan amanah, kami kembalikan secara adat pula ke nagari asal," ujarnya. 


Plh. Bupati Tanah Datar, Irwandi pada kesempatan itu mengatakan, di bawah kepemimpinan Bupati Irdinansyah (alm) yang kemudian dilanjutkan Bupati Zuldafri, Tanah Datar berhasil mencapai tingkat kemajuan yang luar biasa. Ada banyak prestasi yang didapat selama lima tahun.


Zuldafri mengakui, karirnya dimulai dari minus nol hingga kemudian mencapai puncaknya selaku bupati. "Saksi hidup banyak. Orang banyak tahu siapa Zuldafri Darma dulu. Berkat dukungan dan doa, akhirnya bisa berkiprah di legislatif hingga menjadi ketua DPRD, lalu menjadi wakil bupati bersama Irdinansyah dan kemudian menjadi bupati," katanya.


Disebutkan, setelah tidak menjabat lagi, dia mengaku tidak akan canggung. Mudah-mudahan, katanya, perjalanan karir saya yang sudah paripurna ini bisa menjadi penyemangat generasi muda.


Kapolres Tanah Datar mewakili jajaran pimpinan Forkopimda dan Wakil Ketua DPRD Tanah Datar Saidani menyebut, pihaknya memberi apresiasi, karena di bawah kepemimpinan Zuldafri bersama Irdinansyah (alm) tercapai keseimbangan pembangunan yang harmonis, antara pembangunan fisik dan Sumber Daya Manusia (SDM).


"Pada periode 2016-2021 ini loncatannya luar biasa. Banyak program yang sudah dilaksanakan dan capaian yang diraih. Salah satunya program tahfidz Alquran. Semoga ini bisa diteruskan dan dikembangkan pimpinan selanjutnya," kata dia.


(mus/ben)


loading...



×
Berita Terbaru Update