Babak Baru Keterbukaan Negeri, IKIP Jadi Bahan Presiden di Sidang PBB

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 24 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.837 214 27.119 642
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Babak Baru Keterbukaan Negeri, IKIP Jadi Bahan Presiden di Sidang PBB

Senin, 22 Februari 2021 | 11:40 WIB Last Updated 2021-02-22T21:01:53Z
Anggota Kelompok Kerja IKIP Sumbar, Eka Vidya Putra.

MJNews.id - Keterbukaan Informasi Publik (KIP) sejak UU 14 Tahun 2008 terus diperkuat di seluruh Indonesia. Undang-Undang tersebut disahkan 30 April 2008 dan efektif berlaku 2010. 2021 ini KIP memasuki babak baru, memperkuat pondasi KIP seluruh negeri, setelah Komisi Informasi (KI) Pusat meretas program Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP).


"Ini babak baru setelah 11 tahun efektif, UU Nomor 14 Tahun 2008, mempertegas posisi KIP di seluruh negeri," ujar Anggota Kelompok Kerja IKIP Sumbar, Eka Vidya Putra, sebelum Rapat Pokja IKIP Sumbar, di Kantor KI Sumbar, Minggu (21/2/2021).


IKIP ini penting dan sangat menentukan posisi Indonesia di Keterbukaan Informasi Publik global.


"IKIP sangat penting dan program KI Pusat ini positif, karena out put IKIP menjadi bahan bagi Presiden untuk disampaikan di Sidang PBB, dan laporan presiden di 17 Agustus 2021," ujar Eka.


Kini KI Pusat telah melakukan langkah awal dalam rangka program IKIP. Pasca FGD Pokja IKIP di Tanggerang Selatan, Banten, Pokja IKIP Sumbar langsung rapat.


"Karena muatan IKIP ada tindaklanjuti yakni penentuan sembilan informan ahli dari tiga unsur, masyarakat, pemerintah, pengusaha lalu dilakukan wawancara kuisioner, nanti akan menjadi hasil disampaikan ke Pokja IKIP Nasional," ujar Eka.


(bim)

×
Berita Terbaru Update