Bermodus Mobil Travel, Otak Perampokan Ditembak Satreskrim Polres Padang Pariaman

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 24 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.837 214 27.119 642
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Bermodus Mobil Travel, Otak Perampokan Ditembak Satreskrim Polres Padang Pariaman

Senin, 15 Februari 2021 | 09:00 WIB Last Updated 2021-02-15T02:00:07Z
Tersangka perampokan, MM (35) mendapat perawatan akibat luka tembak di bagian kaki. (ist)

MJNews.id - Satreskrim Polres Padang Pariaman menangkap satu dari empat pelaku perampokan dengan modus mobil travel, yang beraksi pada Selasa (2/2) lalu di simpang Muara Penjalinan, Kota Padang.


Pelaku berinisial MM (35), warga Kelurahan Bagan Besar, Kecamatan Bukit Kapur, Kota Dumai, Riau itu diringkus di daerah Tanah Datar pada Sabtu (13/2/2021). Ia terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan yang mengenai bagian kaki.


"Pelaku ini merupakan otak dari perampokan tersebut, dan saat beraksi itu ia sebagai sopir. Untuk kendaraan merupakan mobil sewaan," ujar Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman, AKP Ardiansyah Rolindo Saputra.


Rolindo menyebutkan, penangkapan ini dari hasil penyelidikan dan tukar informasi Polsek Koto Tangah dan Polsek Batang Anai sehingga satu dan empat pelaku akhirnya dibekuk di daerah Tanah Datar.


Kasat Reskrim mengatakan, pihaknya telah mengantongi identitas tiga pelaku lainnya dalam kasus ini. Pengejaran masih terus dilakukan. “Kami sudah kantongi tiga pelaku lagi. Tinggal kami kembangkan dan lakukan penangkapan lagi,” katanya.


Dijelaskanya tiga pelaku lainnya ini memiliki peran masing-masing saat melakukan aksi perampokan dan penganiyaan di dalam mobil. Salah satunya, sebagai eksekutor pemerasan hingga penganiayaan. “Untuk yang kami tangkap satu pelaku ini berperan sebagai sopir, tapi dia aktor utama dalam kejahatan ini, dia melakukan perencanaan,” ujarnya.


Diberitakan sebelumnya, seorang guru MAN 1 Padang Pariaman bernama Nurlela (40) menjadi korban perampokan.


Peristiwa nahas tersebut terjadi di dalam mobil travel yang diduga sengaja dijadikan sarana untuk merampok, pada Selasa (2/2).


Kanit Reskrim Polsek Koto Tangah, Ipda Mardianto sebelumnya mengatakan, korban menumpangi mobil travel di Simpang Pasir Jambak menuju Lubuk Alung untuk berangkat ke sekolah.


Perampokan modus travel tak hanya sekali ini terjadi, pada 13 Januari lalu seorang kepala Puskesmas di Kabupaten Solok juga menjadi korban perampokan. Harta bendanya dirampas dan dianiaya lalu ditinggalkan di pinggir jalan.


(ap/eds)

×
Berita Terbaru Update