BLK Agam Siapkan 13 Paket Pelatihan

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 24 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.837 214 27.119 642
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

BLK Agam Siapkan 13 Paket Pelatihan

Minggu, 14 Februari 2021 | 14:22 WIB Last Updated 2021-02-14T20:23:33Z
Sejumlah warga mengikuti kegiatan pelatihan menjahit. Saat ini, Naker-DPMPTSP Agam bakal menggelar 13 paket pelatihan berbasis kompetensi untuk delapan sub kejuruan. (ist)

MJNews.id - Pemerintah Kabupaten Agam terus berupaya menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, khususnya dalam melahirkan tenaga kerja yang berkualitas. 


Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan menggelar pelatihan berbas kompetensi bagi pencari kerja di daerah tersebut.


Terkait hal ini, DPMPTSP-Naker bakal menggelar 13 paket pelatihan berbasis kompetensi untuk delapan sub kejuruan.


Kepala UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Lubuk Basung, Haris Priadi, Sabtu (13/2/2021), menjelaskan, ke-13 paket pelatihan itu dengan rincian 11 paket dilaksanakan melalui APBN dan 2 paket dari APBD.


Sementara itu, sub kejuruannya seperti asisten pembuat pakaian 1 paket, menjahit pakaian sesuai style 3 paket, pembuatan hiasan busana dengan mesin bordir manual 1 paket, practical office advance 2 paket, video editing 1 paket, servis sepeda motor konvensional 2 paket, las SMAW 2 paket, pembuatan roti dan kue 1 paket.


“Setiap sub kejuruan jumlah peserta 16 orang, dengan lama pelatihan beragam sesuai sub kejuruan, mulai 33 sampai 38 hari,” katanya.


Mengingat kondisi masih pandemi Covid-19, maka pelatihan dilaksanakan menyesuaikan protokol kesehatan. Setiap peserta diberikan handsanitizer, pakai masker, dan juga disediakan tempat cuci tangan.


Pelatihan sudah sejak dimulai Senin lalu di BLK untuk 3 paket, dengan sub kejuruan practical office advance dan asisten pembuatan pakaian.


Tahun ini, jumlah paket pelatihan sama dengan tahun lalu, namun mengalami penurunan dibanding tahun 2019 karena ada refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19. Namun, DPMPTSP-Naker akan memaksimalkan pelaksanaan 13 paket pelatihan ini, agar komitmen dalam melahirkan tenaga kerja yang berkualitas dapat terwujud.


“Apabila Agam memiliki tenaga kerja yang handal, tentu mereka akan mudah mencari kerja sekaligus dapat menekan angka pengangguran,” katanya.


(*/edy)

×
Berita Terbaru Update