Dari Rakor Penanganan Covid-19 Sumbar, Vaksinasi Nakes Sudah 75 Persen Lebih

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 25 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.919 220 27.229 643
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Dari Rakor Penanganan Covid-19 Sumbar, Vaksinasi Nakes Sudah 75 Persen Lebih

Sabtu, 20 Februari 2021 | 14:49 WIB Last Updated 2021-02-20T14:52:22Z
Rakor Penanganan Covid-19 serta Pelaksanaan Vaksinasi di Provinsi Sumatera melalui Vidcon.

MJNews.id - Pemko Pariaman mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Covid-19 serta Pelaksanaan Vaksinasi di Provinsi Sumatera Barat yang dipimpin Pj. Gubernur Sumbar, Hamdani dan instansi terkait melalui video conference (Vidcon).


Pihak Pemko Pariaman dihadiri Asisten I Setdako Pariaman, Yaminu Rizal, Kepala Dinas BPBD Kota Pariaman, Azman, dan Kadis Kominfo Kota Pariaman, yang diwakili oleh Kabid IKP Eka Putra Pernanda, di ruang rapat Walikota Pariaman, Jumat (19/2/2021).


Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi menyebutkan, sampai Kamis (18/2/2021) jumlah sasaran yang terdata untuk tenaga kesehatan (Nakes) di seluruh Sumatera Barat adalah sebanyak 32.391 orang. Jumlah Nakes yang sudah divaksin adalah sebanyak 24.323 orang dengan persentase baru 75,09 persen untuk vaksinasi pertama, sedangkan untuk vaksinasi yang kedua baru terlaksana dengan persentase 26,70 persen.


“Sementara target yang diberikan oleh pemerintah pusat untuk seluruh Nakes ini harus selesai divaksin terakhir pada 21 Februari 2021, dengan pencapaian harus 100 persen. Kondisi ini disebabkan karena keterlambatan dimulainya vaksinasi sesuai dengan petunjuk yang telah diberikan oleh Kemenkes, karena sedang menunggu pencanangan penyuntikan vaksin oleh beberapa Kepala Daerah," terangnya.


Arry Yuswandi memohon kepada Pj. Gubernur Hamdani untuk menginstruksikan kepada tenaga kesehatan kota/kabupaten di Sumatera Barat, melakukan vaksinasi pada hari Sabtu dan Minggu, sehingga target yang telah direncanakan bisa terealisasi 100 persen. Dengan cara itu, diyakini bisa mendapatkan tambahan vaksin secepatnya. Salah satu syarat untuk mendapatkan tambahan vaksin, target yang direncanakan harus terealisasi.


Sementara itu, Pj. Gubernur Sumatera Barat, Hamdani menyatakan, dengan tenggang waktu yang tinggal tiga hari untuk mencapai target 100 persen, semua stakeholder terkait agar dapat menuntaskan masalah ini secepatnya, karena tenaga kesehatan adalah target utama dalam pelaksanaan vaksinasi ini, dan mereka juga menjadi barometer bagi masyarakat untuk mau divaksin.


“Saya berharap kepada Satgas di kabupaten/kota, untuk dapat lebih mengoptimalkan kembali fungsinya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan, artinya bahwa Satgas itu terdiri dari kompleksitas seluruh komponen dapat diaktifkan lagi, dengan memaksimalkan kembali tracking dan tracing di lapangan," pintanya.


(sul)

×
Berita Terbaru Update