Dorong Vaksinasi, Direktur RSUD Pariaman Tak Ingin Ada Nakes Terpapar Covid-19

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 1 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.204 229 27.500 647
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Dorong Vaksinasi, Direktur RSUD Pariaman Tak Ingin Ada Nakes Terpapar Covid-19

Selasa, 02 Februari 2021 | 15:21 WIB Last Updated 2021-02-02T22:02:58Z
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di lingkungan RSUD Pariaman, Selasa (2/2/2021).

MJNews.id - Sejumlah tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Kota Pariaman yang merawat pasien positif Covid-19 selama fasilitas kesehatan itu ditunjuk sebagai rumah sakit rujukan tercatat pernah terpapar virus tersebut.


“Nakes kita yang merawat pasien positif Covid-19 tidak banyak, hanya sekitar tiga sampai empat. Tapi non pelayanan atau yang bekerja di bidang administrasi positif Covid-19 hampir 40 orang,” kata Direktur RSUD Pariaman, dr. Indria Velutina saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di lingkungan RSUD Pariaman, Selasa (2/2/2021).


Ia mengatakan semua nakes dan karyawan RSUD Pariaman tersebut telah dinyatakan sembuh dan untuk sekarang tidak ada yang terpapar Covid-19.


Oleh karena itu, lanjutnya hari ini pihaknya mulai melaksanakan vaksinasi Covid-19 guna melindungi nakes dan karyawan RSUD tersebut agar tidak terpapar virus itu.


Ia menyebutkan setidaknya ada sekitar 549 nakes dan karyawan RSUD Pariaman yang akan mengikuti vaksinasi Covid-19 hingga 22 Februari 2021. “Vaksinasi hari ini kami mulai dan akan selesai 22 Februari 2021, untuk hari ini ada 40 orang yang divaksin,” katanya.


Ia mengatakan untuk meyakinkan nakes dan karyawan di RSUD tersebut dirinya bersedia menjadi orang pertama yang disuntikkan vaksin Covid-19 tingkat fasilitas kesehatan itu.


Ia menyampaikan dirinya tidak merasakan efek samping berarti dari vaksin yang disuntikkan ke tubuhnya. Ia mengakui adanya nakes dan karyawan RSUD Pariaman yang menolak divaksin namun dengan alasan yang logis yaitu karena ada penyakit bawaan diantaranya hipertensi, diabetes, melahirkan, dan menyusui.


“Untuk hal itu tidak dilakukan vaksin, tapi tadi ada tensinya (peserta vaksin) 143 sampai 145, tapi dia siap untuk divaksinasi karena tidak memiliki gejala yang khusus,” ujarnya.


Ia menjelaskan pentingnya vaksinasi untuk menghentikan penyebaran virus Covid-19 dengan menciptakan kekebalan tubuh dari virus tersebut.


Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19sehingga aktivitas dapat kembali normal.


(yke/eds)

×
Berita Terbaru Update