Dugaan Akibat Arus Pendek, Rumah Warga Koto Nan Ampek Dharmasraya Nyaris Jadi Abu

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 25 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.919 220 27.229 643
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Dugaan Akibat Arus Pendek, Rumah Warga Koto Nan Ampek Dharmasraya Nyaris Jadi Abu

Jumat, 19 Februari 2021 | 14:21 WIB Last Updated 2021-02-19T18:53:20Z
Personil pemadam kebakaran saat menjinakkan api.

MJNews.id - Satu unit rumah permanen milik Misnawati (35), warga Jorong Pulo Anjolai, Nagari Koto Nan Ampek Dibawuah, Kecamatan Sembilan Koto, Silago nyaris hangus terbakar, Jumat (19/2/2021) sekira pukul 11.45 WIB.


Untung warga setempat dan mobil pemadam kebakaran milik Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Dharmasraya, berhasil menjinakkan api sebelum menjalar ke seluruh bagian rumah. Kebakaran tersebut diduga akibat arus pendek listrik.


Menurut pengakuan pemilik rumah, ketika itu dirinya sedang memasak di dapur, tiba-tiba ia melihat asap sudah banyak, dan ternyata dari atas loteng api sudah menyala. Mendapati loteng rumahnya terbakar dia berteriak meminta bantuan.


"Saya berteriak minta tolong, tetangga dan warga sekitar berdatangan dan sibuk memadamkan kobaran api. Tak lama berselang mobil pemadaman kebakaran pun datang ke sini. Alhamdulillah api bisa dijinakkan sebelum membesar," terang Misnawati singkat.


Sementara itu Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Dharmasraya, Saparudin menyebutkan, tak sampai 15 menit, Damkar tiba di lokasi dan bergegas memadamkan api.


"Sampai di lokasi api masih menyala di atas loteng. Bagian loteng harus dijebol untuk memasukan selang air," terangnya.


Menurutnya, personil yang terlibat dalam pemadaman api berjumlah lima orang dan menggunakan satu unit mobil pemadam. Tak sampai satu jam api sudah bisa dipadamkan sebelum menyala ke bagian lain rumah.


"Yang terbakar hanya sebagian loteng rumah saja. Dugaan sementara akibat arus pendek listrik. Kerugian material diperkirakan sekitar puluhan juta rupiah dan tidak ada korban jiwa," katanya.


Ia mengimbau warga untuk tetap berhati-hati dan selalu waspada terhadap bencana alam. Apalagi disaat musim penghujan saat ini. "Jika terjadi bencana segera hubungi pihak Dinas Satpol PP dan Damkar," pungkasnya.


(*/efr)

×
Berita Terbaru Update