Duka Banjir Jakarta Telan 5 Korban Jiwa

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 28 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.182 228 27.470 644
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Duka Banjir Jakarta Telan 5 Korban Jiwa

Minggu, 21 Februari 2021 | 18:00 WIB Last Updated 2021-02-21T15:44:02Z
Banjir di Tol JORR TB Simatupang. (detikcom)

MJNews.id - DKI Jakarta berduka. Peristiwa banjir yang melanda sejumlah wilayah di Jakarta menelan korban. Pemprov DKI mendata ada lima orang meninggal akibat banjir. Empat diantaranya anak-anak dan seorang lainnya merupakan lansia berumur 67 tahun.


“Korban merupakan lansia 67 tahun berjenis kelamin laki-laki yang terkunci di dalam rumah, di Jatipadang, Jakarta Selatan. Selain itu, 4 anak-anak, terdiri dari 3 anak laki-laki di Jakarta Selatan dan Jakarta Barat yang hanyut terseret arus banjir saat sedang bermain, dan 1 anak perempuan usia 7 tahun yang tenggelam di Jakarta Barat,” ungkap Plt Kepala BPBD DKI Jakarta Sabdo Kurnianto, dalam keterangan tertulis, Minggu (21/2/2021).


Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan juga menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya lima warga Jakarta itu. Anies juga menyoroti kegiatan anak-anak saat banjir.


“Kita berdukacita bahwa ada korban meninggal jumlahnya lima orang, dan empat dari lima orang ini adalah anak anak usia 7 tahun, 11, 13 tahun,” kata Anies di Pintu Air Manggarai, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (21/2/2021).


Anies menjelaskan keempat anak itu meninggal karena sedang bermain saat banjir. Keempat anak itu terpleset dan terbawa arus. “Mereka meninggal saat bermain di air yang kemudian ada arus, yang kemudian ada yang terpeleset dan lain lain,” kata Anies seperti dikutip detikcom.


Anies kemudian mengimbau masyarakat dan jajarannya agar mengawasi kegiatan anak-anak saat situasi banjir. Anies meminta masyarakat peduli dengan lingkungan sekitarnya agar hal seperti ini tidak terjadi lagi.


“Saya memberikan instruksi kepada seluruh jajaran dan mengimbau kepada seluruh masyarakat apabila anak-anak bermain di kawasan yang ada genangan, maka supaya ditegur, diajak untuk berhenti, karena bermain-main di tempat-tempat seperti ini sering berisiko, ada lubang, ada arus yang tidak terduga, akhirnya peristiwa yang tidak kita inginkan,” ucap Anies.


Dia juga meminta setiap orang yang melihat anak-anak bermain saat banjir, mengajak anak-anak menghentikan aktivitas mereka. Anies menyesalkan meninggalnya keempat anak itu.


“Saya meminta kepada semua, bila menyaksikan anak-anak usia muda bermain-main dan berisiko maka jangan pandang itu seperti anak orang lain. Pandanglah itu seperti anak kita sendiri, sehingga kita ambil tanggung jawab untuk mengingatkan, menegur, dan menghentikan, agar mereka tidak terpapar risiko seperti kejadian kemarin. Mereka wafat di usia muda. Duka cita yang sangat mendalam bagi kita semua,” tutur Anies.


Diketahui, pada Minggu (21/2/2021) dikabarkan masih ada sejumlah wilayah di DKI Jakarta terendam banjir. BPBD DKI Jakarta melaporkan sebanyak 1.722 jiwa masih bertahan di 10 titik pengungsian.


(*)

×
Berita Terbaru Update