Ermanto, Kadis Perikanan dan Kelautan Agam Korban Kecelakaan di Kotanopan Itu Akhirnya Berpulang

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.646 247 27.982 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Ermanto, Kadis Perikanan dan Kelautan Agam Korban Kecelakaan di Kotanopan Itu Akhirnya Berpulang

Jumat, 19 Februari 2021 | 08:45 WIB Last Updated 2021-02-19T08:35:41Z

MJNews.id - Belum kering air mata atas musibah kematian di lingkungan Pemkab Agam, duka dan kabar sedih tampaknya belum berakhir. Setelah kabar menghentak jajaran Pemda Agam atas kematian dua pejabat eselon korban kecelakaan minibus yakni Fauzan Helmi Hutasuhut (Kadis Kominfo) dan Fatimah (Kadis Koperindag), pagi ini jajaran Pemda Agam khususnya warga Talago dikejutkan dengan kabar duka, berpulangnya Ermanto, M.Si, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan yang juga korban kecelakaan di Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara.


Sekitar pukul 07.00 WIB pagi tadi diumumkan di masjid Perumahan ASN di Talago Lubuk Basung, Innalillahi wainna ilaihi rajiun, Ermanto wafat dalam usia 50 tahun.


“Kami sangat terkejut atas kabar duka ini, kita doakan semoga Ermanto masuk syurga jannatun’naim,” kata Mulyadi, mantan staf Ahli bupati yang juga tokoh masyarakat Talago.


Ermanto menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 06.45 WIB, setelah dua hari lalu menjalani operasi bedah. Operasi itu untuk memulihkan tulang lehernya yang patah akibat kecelakaan itu.


Selain korban meninggal di hari kejadian, Ermanto termasuk yang parah. Dia mengalami patah tulang leher dan pinggang, sehingga praktis seluruh anggota badan tak bisa digerakkan.


Dengan kondisi seperti itu yang bersangkutan diberikan perawatan isolasi sehingga tak dapat dikunjungi, kecuali hanya keluarga yang menunggu. “Kita sudah datang ke rumah sakit, tapi tak dapat melihat langsung beliau, namun kabar perkembangannya kita peroleh,” kata Hadi Suryadi, mantan Kadis Pariwisata, teman akrab Ermanto.


Kata Hadi, Ermanto sebelum dan sesudah operasi bisa berkomunikasi. “Artinya setelah mengalami kecelakaan dia sadar dan tahu apa peristiwa yang telah menimpanya,” kata Hadi.


Tapi setelah operasi kata Hadi kondisi Ermanto menurun, sampai akhirnya meninggal dunia.


Ermanto adalah salah seorang pejabat yang menduduki jabatan tinggi di Agam dalam usia Muda. Dalam usianya baru 40 tahun Ermanto telah diangkat oleh Bupati Agam H.Indra Catri menjadi Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan karena yang bersangkutan adalah salah seorang sarjana perikanan yang menonjol. Sebelum menjabat Kadis, mantan ASN Kabupaten Solok itu menjabat Kabid di Kominfo dan kemudian menjadi Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan.


Pemerintah Kabupaten Agam kembali kehilangan seorang aparatur yang berdedikasi tinggi.


(khu/edy)

×
Berita Terbaru Update