IKPT Jaya Akan Bangun Masjid dan Polindes di Kampung Halaman

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 25 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.919 220 27.229 643
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

IKPT Jaya Akan Bangun Masjid dan Polindes di Kampung Halaman

Senin, 15 Februari 2021 | 00:01 WIB Last Updated 2021-02-14T18:19:56Z
Bupati Tanah Datar, H. Zuldafri Darma foto bersama perantau asal Turawan Nagari III Koto Padangluar, Kecamatan Rambatan, yang berdomisili di Jakarta dan sekitarnya. (humas)

MJNews.id - Keberadaan perantau yang berkiprah dan berdomisili di berbagai tempat, bagi Kabupaten Tanah Datar, memiliki peranan strategis dalam membangun kampung halaman. Mereka menjadi daya dorong yang kuat bagi pemerintah daerah, mewujudkan visi dan misinya.


"Pembangunan tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga memerlukan partisipasi semua elemen masyarakat, terutama kalangan perantau dan warga yang bermukim di kampung halaman," ujar Bupati Tanah Datar, H. Zuldafri Darma, Sabtu (13/2/2021), saat bersilaturahmi dengan perantau yang tergabung ke dalam wadah paguyuban Ikatan Keluarga Perantau Turawan Jakarta Raya (IKPT) Jaya.


Turawan adalah nama salah satu jorong di Nagari III Koto Padangluar, Kecamatan Rambatan, yang perantaunya terbilang cukup banyak di Jakarta dan sekitarnya. 


Zuldafri menyebut, pemerintah daerah memberi apresiasi dan berterima kasih kepada perantau Turawan khususnya, karena sudah menunjukkan peran yang nyata dalam pelaksanaan pembangunan. Kekompakan yang terbangun di kalangan perantau itu, juga mendapat pujian dari sang bupati.


Pelaksanaan pembangunan di Tanah Datar, menurutnya, merupakan aplikasi dari visi misi daerah. Dilaksanakan dalam bentuk pembangunan fisik dan nonfisik. Tujuannya, kata Zuldafri, mewujudkan Tanah Datar yang maju dengan masyarakatnya yang sejahtera.


Agar pembangunan itu berjalan dengan, tuturnya, diperlukan adanya dukungan dari para perantau. Dukungan tersebut, kata Zuldafri, memerlukan komunikasi yang lancar antara pemerintah daerah, perantau, warga yang bermukim di kampung halaman, dan elemen lainnya di dalam masyarakat Tanah Datar.


Secara teknis, Camat Rambatan Liza Martini pada kesempatan itu menjelaskan, saat ini pemerintah sedang berupaya mengembangkan potensi pariwisata di III Koto Padangluar. Untuk mendukung program, tegasnya, pemerintah daerah membuka jalan dari Turawan menuju Panta dan dari Turawan ke Puncak Kode.


"Potensi wisata di Nagari III Padangluar cukup besar, termasuk wisata olahraga luar ruangan seperti sepeda gunung. Puncak Aua Sarumpun kini sudah mulai dikenal wisatawan. Semuanya terus kita dorong untuk maju, agar memiliki dampak ekonomi yang kuat terhadap masyarakat," katanya.


Ketua IKPT Jaya H. Dori Murpid dan seorang tokoh perantau H. Osri Putra, kepada rombongan Bupati Zuldafri melaporkan, mereka berniat untuk merenovasi Masjid Taqwa Turawan, karena sudah berusia 40-an tahun dan memerlukan perbaikan. "Rencananya, kami akan bangun kembali masjid itu di lokasi yang sama, agar jemaah nyaman dan senang beribadah di sana," sebutnya.


Dikatakan, rencana membangun kembali masjid tersebut sudah mendapat persetujuan niniak mamak, alim ulama, bundo kanduang, dan tokoh pemuda. Perantau pun sudah sepakat pula.


Selain renovasi masjid, para perantau juga membangun kembali sarana kesehatan Polindes yang ada di Jorong Turawan. Bila sudah selesai, tuturnya, bangunan itu akan dihibahkan kepada pemerintah daerah, agar masyarakat bisa mendapat layanan kesehatan terbaik.


(mus)

×
Berita Terbaru Update