Iqra Chissa Terpilih Jadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 24 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.837 214 27.119 642
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Iqra Chissa Terpilih Jadi Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang

Sabtu, 13 Februari 2021 | 21:00 WIB Last Updated 2021-02-13T16:54:56Z

MJNews.id - Sebagai satu-satunya calon ketua yang menyerahkan fomulir pendaftaran, Muhammad Iqra Chissa Putra akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang untuk masa bhakti lima tahun ke depan. Pemilihan dilaksanakan dalam Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Partai Golkar Kota Padang, Sabtu (13/2/2021).


Pemilihan dipimpin oleh Aguswanto dan berita acara pemilihan dibacakan oleh Zulhardi Zakaria Latif.


Menurut Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Sumatera Barat H Khairunnas, pemilihan aklamasi tidak tabu di tubuh Partai Golkar. Sebab, Ketua DPP dan dirinya selaku Ketua DPD Partai Golkar Sumbar juga terpilih secara aklamasi.


“Yang penting proses musyawarah dilalui sebelum Musda digelar. Dan proses musyawarah itu melibatkan jajaran pengurus kecamatan dan DPD,” ujarnya.


Dikatakan Khairunnas, terpilihnya sosok Iqra Chissa yang masih sangat muda merupakan keuntungan tersendiri bagi Partai Golkar.


“Kota Padang kan sebentar lagi dipimpin oleh Wali Kota yang juga anak muda. Jadi dari segi komunikasi dengan pemerintah kota akan mudah,” ungkapnya.


Disamping itu, jelas Khairunnas, pemilih Kota Padang pada Pileg dan Pilkada 2024 mendatang didominasi oleh kaum milineal.


“Data survei di tangan kami menunjukkan, pemilih Kota Padang pada Pileg dan Pilkada mendatang didominasi kaum milineal, lebih kurang sekitar 65 persen,” urainya.


Khairunnas memberi waktu 6 bulan kepada Ketua DPD Partai Golkar Kota Padang terpilih untuk melengkapi infrastruktur partai sampai ke kecamatan dan kelurahan, termasuk mempersiapkan saksi untuk Pileg, Pilkada, dan Pilpres.


“Jika tidak mampu menyiapkan infrastruktur partai dalam jangka waktu 6 bulan, tentu akan kita evaluasi,” ujarnya.


(bim)

×
Berita Terbaru Update