Jimly Asshiddiqie Sarankan Revisi UU ITE Dilakukan Via DPR dan MK

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.933 375 31.678 741
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Jimly Asshiddiqie Sarankan Revisi UU ITE Dilakukan Via DPR dan MK

Selasa, 16 Februari 2021 | 13:25 WIB Last Updated 2021-02-16T11:30:35Z
Anggota DPD RI, Jimly Asshiddiqie.

MJNews.id - Anggota DPD RI, Prof. Jimly Asshiddiqie menangkap alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mewacanakan revisi UU ITE karena dinilai multi tafsir dan ada pasal karet. Untuk itu, dirinya menyarankan dua cara revisi via DPR atau Mahkamah Konstitusi MK.


“UU ITE bisa diperbaiki via Legislatif melalui review di DPR atau lebih mudah melalui judicial review di Mahkamah Konstitusi,” kata Jimly melalui cuitan di akun Twitter @JimlyAs, Selasa (16/2/2021).


Namun, menurut Ketua MK periode 2003 hingga 2008 ini, ada syarat yang harus dimiliki hakim-hakim di MK jika UU ITE direvisi di sana, yaitu para hakim harus sungguh-sungguh menghayati moralitas dari konstitusi.


“Asal para hakim sungguh-sungguh hayati makna living & evolving morality of the constitution dengan jangkauan pikiran sesuai perkembangan ke depan sehingga dapat terus menata kehidupan bernegara yang kian berkualitas & berintegritas,” tegas Senator asal DKI Jakarta itu.


Sebelumnya, Presiden Jokowi menyatakan, siap meminta DPR RI untuk merevisi UU ITE, jika memang memang keberadaan UU ITE dirasa belum dapat memberikan rasa keadilan di tengah masyarakat.


“Kalau Undang-Undang ITE tidak bisa memberikan rasa keadilan, ya saya akan minta kepada DPR untuk bersama-sama merevisi Undang-Undang ITE ini karena di sinilah hulunya,” ungkap Jokowi saat memberikan arahan dalam Ra Pim TNI-Polri 2021 di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/2/2021).


(rls)


loading...



×
Berita Terbaru Update