Kapolres dan Dandim Pertama Divaksin Covid-19 di Kota Solok

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.646 247 27.982 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Kapolres dan Dandim Pertama Divaksin Covid-19 di Kota Solok

Selasa, 02 Februari 2021 | 11:08 WIB Last Updated 2021-02-02T19:11:01Z
Kapolres Solok Kota, AKBP Ferry Suwandi saat menjalani pemeriksaan untuk suntik vaksin Covid-19, Senin (1/2/2021). (ist)

MJNews.id - Walikota Solok, Zul Elfian, secara resmi memulai pencanangan Vaksinasi Covid-19 di Kota Solok, Selasa (2/2/2021). Pencanangan vaksinasi dilakukan di lobi lantai dua kantor balaikota.


Tampil pertama divaksinasi Kapolres Solok Kota AKBP Ferry Suwandi diikuti Dandim 0309/Solok Letkol Arm Reno Triambodo. “Masyarakat tak perlu takut untuk divaksin,“ imbuh Kapolres dan Dandim.


Selanjutnya vaksin Sinovac juga disuntikkan kepada Kajari Solok, Donny Hariono Setiawan, Ketua Pengadilan Negeri Solok, Novida Dian Sari, Asisten 1 Nova Elvino Asisten II Setda Kota Solok, Jefrizal, Kepala BPJS Kesehatan Solok Rudi Wijayadi, serta yang lainnya.


Sementara, Ketua Komisi II DPRD Kota Solok Yoserizal yang namanya telah masuk daftar nama batal divaksin karena kondisi kesehatan kurang mendukung pada saat itu, hingga tenaga medis tidak mengizinkan politisi Nasdem tersebut dilakukan vaksin.


Sebelumnya Wako dalam pencanangan vaksinasi menyampaikan, dirinya tidak bisa ikut vaksin karena telah terlebih dahulu divaksin oleh alam. “Sebagai penyintas Covid, kita bersedia apabila ada arahan dari Presiden untuk menjadi pendonor plasma convalescent atau plasma darah nantinya,” sebut Wako.


Dijelaskan Wako, Vaksin yang diberikan bersertifikat halal dari MUI dan aman setelah diteliti oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan. “Semua Forkopimda dan elemen terkait di Kota Solok mendukung penuh program vaksinasi ini sehingga ke depan masyarakat tidak ada lagi keraguan untuk divaksin,“ katanya.


Dijelaskan juga, vaksinasi bertujuan untuk memutus mata rantai covid -19 sekaligus mengurangi angka kesakitan dan kematian akibat Covid-19.


Disampaikan juga, selepas pencanangan sebanyak 1.522 tenaga kesehatan sebagai garda terdepan dalam penanganan Covid-19 juga akan diberikan divaksin.


Di akhir pembicaraan ia mengajak kepada seluruh masyarakatnya untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, dan selalu melaksanakan 3M, mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan tetap menjaga jarak.


(*/yas)

×
Berita Terbaru Update