Kekeringan di Kuranji, Anggota DPRD Padang Minta Pemko Carikan Solusi

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 19 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
34.226 365 31.834 747
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Kekeringan di Kuranji, Anggota DPRD Padang Minta Pemko Carikan Solusi

Rabu, 17 Februari 2021 | 00:02 WIB Last Updated 2021-02-16T17:02:00Z
Anggota DPRD Kota Padang, Jupri.

MJNews.id - Anggota DPRD Kota Padang, Jupri menyatakan terjadinya kekeringan di Kuranji yang berdampak lahan pertanian warga tak dialiri air, hendaknya Pemko Padang melalui dinas terkait mencarikan solusinya.


Hal itu perlu segera dilakukan agar masyarakat tidak mengalami gagal panen yang bisa mengakibatkan kekurangan kebutuhan seperti beras dan lainnya.


“Dinas PUPR mesti tinjau ke lapangan. Apa penyebabnya,” ujar kader PAN ini pada, Selasa (16/2/2021).


Jika telah nampak kendalanya seperti aliran irigasi bermasalah lanjutnya, PUPR harus perbaiki segera dan jangan didiamkan lama.


“Ambil tindakan cepat dan koordinasi dengan petani. Ini supaya para petani segera bisa menggarap sawah dan lahan pertanian merek,” ucap Anggota Komisi III DPRD Kota Padang ini.


Ia mengatakan, jika tak layak lagi untuk dipakai, buatkan baru dan letaknya harus sesuai aliran sawah warga. Jangan asal bangun saja.


Anggota DPRD Kota Padang lainnya, Ja’far meminta Pemko untuk koordinasi dengan Provinsi jika penyebabnya terdapat pada aliran sungai.


“Surati Balai Wilayah Sungai (BWS) V dan kawal prosesnya. Supaya pembenahan selesai cepat dan tarik ulur tidak terjadi,” ujar kader PKS ini.


Ia juga meminta kepada Dinas Pertanian ikut serta dalam penyelesaian masalah ini. Jangan diserahkan pada atasan saja.


“Pertanian tentu diurus oleh OPD Nya. Maka instansi itu harus berperan dan hadir ditengah mereka. Jangan kabur dengan masalah yang ada,” ucapnya.


Anggota DPRD Kota Padang lainnya, Rustam Efendi mengimbau pada instansi terkait buat terobosan baru untuk jangka panjang dalam menindaklanjuti masalah ini. Supaya kondisi yang berulang terjadi seperti sekarang tak terlihat ke depannya.


“Buatlah bendungan yang permanen sehingga air mengalir tanpa henti,” ujarnya.


Ia juga meminta pada petani untuk mengikuti alur yang diinstruksikan dinas. Jangan petani susah diatur pula.


(bim)


loading...



×
Berita Terbaru Update