Kepsek dan Guru Positif Terpapar Covid-19, SDN 07 Kota Solok Tutup Sementara

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 28 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.182 228 27.470 644
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Kepsek dan Guru Positif Terpapar Covid-19, SDN 07 Kota Solok Tutup Sementara

Rabu, 03 Februari 2021 | 18:21 WIB Last Updated 2021-02-03T20:25:23Z
Sekretaris Gugus Tugas Penanganan Percepatan Covid-19 Kota Solok, H. Syaiful A

MJNews.id - Sejak Senin (1/2/2021), Sekolah Dasar (SD) Negeri 07 KTK Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok tidak menyelenggarakan PBM (tutup sementara) lantaran kepala sekolah dan guru positif terpapar Covid-19.


“Jika guru dan penjaga sekolah telah keluar hasil swab testnya negatif, maka PBM akan diselenggarakan lagi,” ujar Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Solok, Hj. Inna Wahyu Ningsih.


Sementara, Rabu sore (3/2/2021) berdasarkan hasil pemeriksaan sampel oleh Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas yang diterima Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solok lapor diterima kembali ada penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak tiga orang.


Menurut Sekretaris Gugus Tugas, H. Syaiful A yang juga Sekdako Solok, ketiga warga Kota Solok terpapar Positif Covid-19 tersebut adalah Nn. WA, usia 20 tahun, mahasiswi, warga Kelurahan Simpang Rumbio (Pasien 607). Yang bersangkutan mengalami demam, lesu sejak tanggal 29 Januari dan saat ini menjalani isolasi mandiri.


Kemudian Ny. IA, usia 40 tahun, IRT, Warga Jalan Puti Indojati 001/001 Kelurahan IX Korong (Pasien 608). Yang bersangkutan mengalami demam, anosmia sejak tanggal 27 Januari dan saat ini menjalani isolasi mandiri serta Tn. J, usia 44 tahun, ASN Setda Kota Solok, Warga Jalan Puti Indojati 001/001 Kelurahan IX Korong (Pasien 609). Yang bersangkutan mengalami demam, anosmia, pusing, mual sejak tanggal 27 Januari.


“Penambahan hari ini, komposisi data kasus yakni kasus 609 orang, sembuh 566 orang, dirawat di RSUD M Natsir dua orang, di RST, satu orang, di RS Unand dua orang, instalasi mandiri 23 orang dan meninggal dunia angkanya masih tetap 15 orang,” ujar Sekretaris Gugus Tugas.


Diakuinya, melihat kondisi kasus di Kota Solok masih belum menunjukkan penurunan. Bahkan telah mengarah kepada cluster keluarga dan perkantoran. 

Untuk itu tidak bosan-bosannya kami mengingatkan kita semua, mari bersama kita patuhi protokol kesehatan dalam menjalani seluruh aktivitas dan kami juga menghimbau kita semua untuk senantiasa menjaga imunitas/daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, makan makanan bergizi, istirahat yang cukup serta ikuti anjuran pemerintah.


“Selain itu, Kami juga mengajak kita semua untuk senantiasa berdoa untuk saudara-saudara kita pasien terkonfirmasi positif lainnya agar segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” harap H. Syaiful A.


(*/yas)

×
Berita Terbaru Update