Ketua DPRD Supardi: Rumah Tahfidz di Sumbar Berkembang Cukup Baik

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 25 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.919 220 27.229 643
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Ketua DPRD Supardi: Rumah Tahfidz di Sumbar Berkembang Cukup Baik

Senin, 15 Februari 2021 | 05:00 WIB Last Updated 2021-02-14T22:00:06Z
Peletakan batu pertama pembangunan TPQ/TQA di Masjid Al Hidayah, Jalan Karet Nomor 15 Kelurahan Padang Pasir, Padang Barat, dihadiri Ketua DPRD Sumbar, pejabat pemprov, pengurus masjid beserta warga. (ist)

MJNews.id - Rumah tahfidz di Sumatera Barat (Sumbar) mengalami perkembangan cukup baik dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah diharapkan bisa memberi perhatian khusus pada ruang belajar agama ini. Betapa tidak, selain menjadi jalur alternatif mendukung pendidikan formal, kehadiran Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) yang menjadi bagian dari rumah tahfidz, ini juga menjadi ruang untuk mengatasi kenakalan remaja.


Hal itu dikatakan Ketua DPRD Sumbar, Supardi saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan TPQ/TQA di Masjid Al Hidayah, Jalan Karet Nomor 15 Kelurahan Padang Pasir, Padang Barat, Kota Padang, baru-baru ini.


Menurut Supardi, dengan menjamurnya kehadiran TPQ di Sumbar sejak dua tahun terakhir, nyaris tanpa ada sentuhan dari pemerintah setempat, baik dalam hal dana anggaran untuk pembangunan, ataupun juga untuk pengembangan tenaga ajar dan fasilitasnya.


"TPA menjamur, tapi nyaris tak ada sentuhan dari pemerintah. Ini perlu menjadi perhatian. Setidaknya ke depan, ada program yang bisa men-support pembangunan TPA di Sumbar," katanya.


Supardi juga mengatakan, pendidikan formal yang ada saat ini tentu tidak bisa menjamin pendidikan agama anak-anak, apalagi kurikulumnya juga terbatas untuk mendalami ilmu tersebut. Maka dengan kehadiran TPA merupakan alternatif jitu yang menjadi ruang bagi mereka untuk menuntut ilmu agama. Tak hanya soal pandai membaca Al-quran, tapi juga belajar tentang akhlak dan paham menjalankan ibadah.


"Pemimpin baru Sumbar mendatang, harus bisa mewujudkan peningkatan untuk TPA ini," kata Ketua DPRD Sumbar ini.


Dia pun juga menekankan agar pemerintah bisa memberi perhatian ke depan untuk TPA, karena ruang belajar agama ini penting untuk membangun akhlak, agar tak mudah tergerus zaman dan terhindar dari kenakalan remaja.


Sementara itu, Nasrul Abit yang juga hadir pada kesempatan itu menilai kehadiran TPA bisa menjadi ruang untuk pembentukan karakter generasi muda dan menjauhkan mereka dari penyalagunaan narkoba. Dia juga menilai, kehadiran TPA ke depannya memang perlu diperhatikan oleh pemerintah.


"Membantu secara nyata harus bisa dilakukan dalam pembangunan TPA serta pengadaan fasilitasnya. Mulai dari menyiapkan anggaran untuk TPA, hingga nanti ditetapkan, lalu membaginya ke TPA-TPA yang ada di Sumbar," kata Nasrul.


Pengurus Masjid Al Hidayah, Jel Fatullah menjelaskan, hingga saat ini masjid tersebut memang belum memiliki rumah tahfidz. Biasanya ruang belajar digelar di lantai dua masjid, namun kurang efektif. Kemudian, muncul inisiatif warga setempat untuk secara swadaya membangun rumah tahfidz di Masjid Al Hidayah ini. Ada yang memberi wakaf tanah, ada pula sedekah dari warga sekitar.


Untuk pembangunan TPA ini, kata Jel, telah ada tanah yang berada di sekitar masjid dengan luas 230 meter persegi. Direncanakan, gedung ini nantinya akan dibangun tiga lantai dengan anggaran Rp1 miliar lebih, yang mampu menampung 150 santri. Namun pihaknya mengupayakan dalam waktu tiga bulan ke depan lantai satu gedung rumah tahfidz ini sudah bisa digunakan santri.


(*/nas)

×
Berita Terbaru Update