KPU Bukittinggi Rakor Evaluasi Pilkada Serentak 2020

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.933 375 31.678 741
sumber: corona.sumbarprov.go.id


KPU Bukittinggi Rakor Evaluasi Pilkada Serentak 2020

Rabu, 17 Februari 2021 | 03:22 WIB Last Updated 2021-02-17T17:47:29Z
Ketua KPU Bukittinggi, Heldo Aura memberikan sambutan pada pembukaan rakor Evaluasi pemilihan serentak 2020 di Novotel Bukittinggi. (ist)

MJNews.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bukittinggi menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Tahapan Pemilihan pada pemilihan serentak 2020 dengan stakeholder terkait se-kota Bukittinggi, Selasa (16/2/2021).


Acara yang dipusatkan di Novotel Bukittinggi itu dibuka langsung oleh ketua KPU Bukittinggi, Heldo Aura.


Seusai acara pembukaan, Heldo Aura mengatakan, Rakor Evaluasi itu dilaksanakan untuk menerima masukan masukan dari stakeholder guna perbaikan untuk proses pemilihan dimasa mendatang.


Pemilihan serentak 2020, sudah dilihat bagaimana dinamika dan situasi penyelenggaraan pemilihan serentak itu. Dari pelaksanaan itu menurut Heldo Aura, tidak ada permasalahan yang berrarti dialami oleh KPU, semua dapat diselesaikan dengan baik sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Tak hanya itu angka pertisipasi masyarakat juga meningkat dari pilkada 2015.

Kalau pada pilkada 2015, angka partisipasi pemilih sekitar 60 persen, namun dalam pemilihan serentak 2020, meningkat menjadi 72 persen atau naik sekitar 12 persen

"Ini merupakan hal yang sangat luar biasa, sebab dimasa pandemi justru partisipasi pemilih meningkat, dan ini juga tidak terlepas dari upaya yang kita lakukan bersama, baik dari penyelenggara termasuk peran media yang telah ikut menyosialisasikan tahapan pemilihan serentak tersebut,"ujarnya.

Selain itu permasalahan terkait hasil pemilihan alhamdulilah juga tidak ada, karena tidak ada sengketa pemilihan.

"Kita juga memberikan apresiasi kepada dua pasangan calon walikota dan wakil walikota Bukittinggi yaitu, HM Ramlan Nurmatias -Syahrizal dan H.Irwandi-David karena kedua pasangan itu telah memberikan edukasi politik kepada masyarakat Bukittinggi dimana ketika hasil pemilihan itu sudah diumumkan dan ditetapkan oleh KPU, mereka itu dapat menerimanya dengan jiwa besar,"kata Heldo.

Meskipun dalam pemilihan itu tidak ada permasalahan yang berarti, namun pihaknya tentu juga perlu mendapatkan masukan terkait permasalahan dan kekurangan dalam pemilihan serentak itu guna kesempurnaan pemilihan untuk masa mendatang, 

Karena itu dalam rapat koordinasi evaluasi pemlihan itu pihaknya sengaja mengundang semua stakeholder terkait guna mendapatkan masukan masukan terhadap permasalahan dan kekurangan dari pemilihan serentak 3020 tersebut, baik dari segi aturan, regulasi yang mengatur, maupun dari proses tahapan tahapan pemilihan yang telah dilaksanakan, apalagi pemilihan serentak itu dilakukan di masa pandemi covid 19.

"Secara internal kita sudah lakukan evaluasi, kemudian setelah dengan stakeholder ini, kita juga akan melakukan evaluasi dengan sekretariat di kelurahan, karena kita juga butuh masukan dari pihak sekretariat kelurahan itu terutama terkait dengan anggaran,"tegasnya.


(ril)


loading...



×
Berita Terbaru Update