Matotonan Menuju Desa Wisata, Tim Dosen STKIP PGRI Sumbar Berikan Pendampingan

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 28 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.182 228 27.470 644
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Matotonan Menuju Desa Wisata, Tim Dosen STKIP PGRI Sumbar Berikan Pendampingan

Senin, 01 Februari 2021 | 22:03 WIB Last Updated 2021-02-01T15:03:03Z
Tim pemateri dan peserta pengabdian masyarakat STKIP PGRI Sumbar foto bersama. (ist)

MJNews.id - Pemerintah Desa Matotonan bekerja sama dengan Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Mentawai dan Asosiasi Tradisi Lisan akan menggelar Festival Turuk Lagai dan Konferensi Internasional yang akan digelar pada tanggal 7 sampai dengan 10 Agustus 2021. 


Untuk itu, Desa Matotonan berbenah diri dalam mempersiapkan acara yang bertaraf nasional dan internasional. Salah satu persiapan Desa Matotonan dengan mengundang STKIP PGRI Sumatera Barat sebagai pemateri dan memberikan pendampingan dalam bimbingan teknis dan mendesain produk lokal yang berasal dari 5 dusun di desa Matotonan. 


Pelaksanaan ini dimulai tanggal 9 Januari 2021, dan terdapat sejumlah tim dosen dari STKIP PGRI Sumatera Barat mengadakan pengabdian di Desa Matatonan, Kecamatan di Siberut Selatan. Mereka yang terjun ke lapangan, yakni Zulfa, MPd, M.Hum, Alfattory Rheza Syahrul, SE, MM, Dr. Yendra, S.S, M.Hum, Bernediv Nurdin, M.Pd, Syailendra Eka Saputra, MM.


Pengabdian ini dilakukan dengan empat kegiatan sekaligus, yaitu bimbingan teknis penulisan sejarah desa bagi perangkat Desa Matotonan, pendampingan dan pemberdayaan masyarakat Matotonan menuju desa wisata, pendampingan dan bimbingan pengelolaan laporan keuangan pada UKM Matotonan. Kemudian, desain dan packaging produk lokal dengan menggunakan smart packaging.

 

Kegiatan ini mendapat respon yang positif dari semua masyarakat dan semua perangkat desa Matotonan dengan 5 dusun yang ada di wilayah Siberut Selatan ini. Acara ini berlangsung pada tanggal 10 sampai dengan tanggal 12 Januari 2021. Kegiatan dimulai dengan pendampingan dan pemberdayaan masyarakat desa Matotonan menuju desa wisata, dan desain dan packaging produk lokal dengan menggunakan smart packaging. Acara ini dihadiri Ketua PKK, Jusni Siguntung. 


Antusias ibu-ibu dan perangkat desa ini terlihat bahagia karena disamping menambah ilmu pengetahuan mereka juga mendapat informasi.


Sedangkan tanggal 11 dan 12 kegiatan yang dilaksanakan dengan kegiatan bimbingan teknis penulisan sejarah desa bagi perangkat Desa Matotonan dan pendampingan dan bimbingan pengelolaan laporan keuangan pada UKM. Para pesertanya adalah semua perangkat desa dan semua pemuda di 5 dusun di Desa Matotonan.


Pengabdian ini dilakukan sampai tanggal dan bimbingan teknisdiberikan kepada 5 kepala dusun yang ada di Matotonan yaitu Dusun Kinikdog, Onga, Marui Baga, Matektek dan Mabekbek. 


Acara ini dibuka Kepala Desa Matotonan, kemudian dilanjutkan oleh pemateri tentang penulisan sejarah desa dan sejarah Dusun di Matotonan. Kepala Desa Matotonan mengatakan bahwa selama ini baru ada pengabdian di sekolah dan di desa untuk kemajuan desa. Namun belum ada pengabdian dosen yang mengulas tentang ekonomi kreatif untuk masyarakat Matotonan. Kepala desa mengucapkan terima kasih sekali karena perhatian STKIP PGRI Sumatera Barat sudah memberikan pengabdian untuk menjadikan Matotonan sebagai desa Wisata.


(sap/eds)

×
Berita Terbaru Update