Miliki Motor Damkar Multi Guna, Komunitas MPA Duo Koto Siap Bantu Penanggulangan Kebakaran di Tanjung Raya

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 28 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.182 228 27.470 644
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Miliki Motor Damkar Multi Guna, Komunitas MPA Duo Koto Siap Bantu Penanggulangan Kebakaran di Tanjung Raya

Sabtu, 20 Februari 2021 | 22:43 WIB Last Updated 2021-02-20T16:41:36Z

MJNews.id - Motor pemadam kebakaran (damkar) yang diberi nama Motor Pintar yang merupakan buah karya Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) Petir, Nagari Duo Koto, dengan inovatornya Hendra Syafri, M.PD.T. dirasakan sangat bermanfaat bagi masyarakat Nagari Duo Koto dan sekitarnya bila terjadi musibah kebakaran ataupun banjir bandang di daerah tersebut.


Sejak dilaunching 26 Agustus 2020 lalu, motor yang diopersionalkan Tim Komunitas Siaga Bencana (KSB) Nagari Duo Koto ini telah berberapa kali “turun” membantu warga dalam menangani bencana yang terjadi, seperti longsor di Nagari Duo Koto yang terjadi (4/9/2020) dan kebakaran yang menghanguskan 7 bangunan di Pasar Maninjau pada (18/9/2020).


Untuk Meningkatkan Pelayanan dalam membantu masyarakat di Kecamatan Tanjung Raya, Nagari Duo Koto Membentuk Komunitas Masyarakat Peduli Api (KMPA) sekaligus posko Damkar yang siap terjun ke lapangan bila musibah kebakaran atau bencana lainnya menimpa di seputaran Danau Maninjau.


Selain sebagai pemadam kebakaran, motor damkar juga dapat digunakan mengangkut material longsoran.


Wali Nagari Duo Koto. Joni Safri, mengatakan, lokasi Posko Komunitas MPA sengaja didirikan di pinggir jalan Raya Bukittinggi-Lubuk Basung tepatnya di Jorong Pasar Ahad (dekat Puskesmas Pasar Ahad), agar memudahkan mobilisasi motor Damkar bila bencana terjadi.


“Disamping selalu siap siaga di posko, nantinya Komunitas MPA ini akan memberikan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat dalam pencegahan bahaya kebakaran,” ujar Joni Safri.


Sementara itu, Ketua Komunitas MPA. Yogi Firnanda Putra, didampingi Sekretaris Robi Nofrianto dan Bendahara Yandra Febriansyah, mengatakan, Komunitas MPA yang memiliki Posko Damkar di pinggir jalan raya ini siap untuk membantu masyarakat dalam menanggulangi bahaya kebakaran di seputaran Danau Maninjau atau di wilayah Kecamatan Tanjung Raya.


“Insyaallah kita selalu siap, bila ada panggilan untuk memadamkan kebakaran di seputaran Danau Maninjau,” ujar Yogi Serius.


Bagi Masyarakat yang ingin melaporkan kejadian kebakaran, kata Yogi, silahkan menghubungi Nomor Hp 082178549013, 081267334959 dan 082169145565. Nomor tersebut stanby 24 jam melayani laporan masyarakat via telpon, SMS maupun WhatsApp.




Sebagaimana diketahui, posisi Danau Maninjau atau Kecamatan Tanjung Raya yang berjarak sekitar 30 Km dari Lubuk Basung dan 36 Km dari Kota Bukittinggi. Bila terjadi musibah kebakaran, maka mobil Damkar yang poskonya berada di Lubuk Basung dan Kota Bukittinggi membutuhkan waktu lebih kurang 1 jam mencapai lokasi, tentunya hal ini membuat dampak kebakaran semakin meluas jika ditangani secara manual sambil menunggu datangnya mobil damkar. 


Makanya, keberadaan Motor Pintar dirasakan cukup membantu, menanggulangi kebakaran sambil menunggu datangnya mobil damkar dari Lubuk Basung dan Bukittinggi. 


Seperti kebakaran yang menghanguskan 7 Bangunan di Pasar Maninjau, Jumat, (18/9/2020). Lima belas menit setelah kebakaran diketahui, api terus membesar, namun mobil pemadam kebakaran yang poskonya di Lubuk Basung itu masih dalam perjalanan. Diperkirakan, waktu tempuh kendaraan damkar ini sekitar 40- 50 menit ke lokasi. Warga mulai panik dan khawatir api akan semakin membesar dan melalap lebih banyak bangunan yang susunannya cukup rapat di daereah tersebut.


Tidak lama berselang, terdengar bunyi sirine, dari kejauhan tampak motor roda tiga yang dirancang seperti damkar dengan warna merah dan ada tulisan “Motor Pintar Nagari Duo Koto”. 


“Wak sangko damkar kironyo becak,” celetuk salah seorang warga ketika itu. 


“Jan salah, lai.. itu motor pintar Nagari Duo Koto tu. Motor tu bisa manyemprotkan aia kuaek bantuak semprot oto damkar lo,” kata warga lain menjawab celetuk temannya itu.


Dengan cekatan, tampak operator motor damkar tersebut memasang peralatan dan mengkoneksikan selang di motor dengan pipa hydrant PDAM. Beberapa menit kemudian air menyembur dari selang motor tersebut seiring dengan operator yang mengarahkannya pada api yang berkobar.


“Alhamdulillah ado motor ko.ado juo katolongan manjalang oto damkar tibo,” kata salah seorang warga ketika itu.


(edy)

×
Berita Terbaru Update