MUI Kampar Bersilaturahmi ke MUI Padang Panjang

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 13 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.227 349 31.051 722
sumber: corona.sumbarprov.go.id


MUI Kampar Bersilaturahmi ke MUI Padang Panjang

Kamis, 18 Februari 2021 | 03:25 WIB Last Updated 2021-02-20T07:37:29Z
Ketua MUI Kota Padang Panjang, Buya Zulhamdi bertukar cinderamata dengan Ketua MUI Kampar, Rabu (17/2/2021) siang di Masjid Islamic Center. (kominfo)

MJNews.id - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Padang Panjang yang juga imam besar Masjid Islamic Center, Buya Zulhamdi menegaskan, identitas Padang Panjang sebagai Kota Serambi Mekkah harus dipertahankan. Terlebih di era sebelum kemerdekaan, sebagai daerah tujuan pendidikan, kota ini dikenal sebagai Mesir Pulau Sumatera.


"Harus dipertahankan (Serambi Mekah). Ini jadi motivasi untuk mempertahankan identitas kita sebagai Kota Serambi Mekah,” katanya saat menerima kunjungan silaturahmi MUI Kabupaten Kampar, Provinsi Riau di Islamic Center, Rabu (17/2/2021) siang.


Zulhamdi merasa gembira dengan kedatangan rombongan MUI Kampar. “Kami mengucapkan terima kasih kepada MUI Kampar yang telah memilih Padang Panjang untuk dikunjungi, dengan segala kelebihan dan kekurangan, serta catatan sejarah yang telah menjadi fakta," ucapnya.


Ketua MUI Kampar DR. Mawardi Muhammad Saleh mengatakan, kunjungan tersebut merupakan kunjungan persahabatan dan program kerja MUI Kampar.


"Tujuan kami berkunjung ke Padang Panjang karena banyaknya kesamaan. Salah satunya, Padang Panjang disebut Serambi Mekah-nya Sumbar. Begitu juga dengan Kampar yang disebut Serambi Mekah-nya Riau," katanya.


Selain itu Mawardi juga menyampaikan, Padang Panjang adalah salah satu kota yang banyak melahirkan ulama-ulama besar, baik di Sumatera maupun di Indonesia.


"Dengan kunjungan ini, diharapkan terus dapat menjalin silahturahmi dan kerjasama dari segi pendidikan Islam maupun program kepemerintahan yang berkaitan dengan keagamaan," sebutnya.


(pgl)


loading...



×
Berita Terbaru Update