Pemkab Agam Usulkan Empat Perpusna Berbasis Inklusif Sosial

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 1 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.204 229 27.500 647
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Pemkab Agam Usulkan Empat Perpusna Berbasis Inklusif Sosial

Jumat, 19 Februari 2021 | 06:01 WIB Last Updated 2021-02-18T23:01:05Z
Sejumlah masyarakat memanfaatkan waktu untuk singgah membaca buku di Perpustakaan Nagari (Perpusna) Pasia Laweh, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, Kamis (18/2/2021). (ist)

MJNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Agam mengusulkan empat Perpustakaan Nagari (Perpusna) untuk mendapatkan bantuan perpustakaan berbasis inklusif sosial dari Perpustakaan Nasional RI.


Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Agam, Muhammad Arsyid menjelaskan, untuk mendapatkan bantuan manfaat program transformasi perpustakaan berbasis inklusif sosial dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, Agam telah diusulkan empat unit Perpustakaan Nagari (Perpusna).


Sebetulnya ucap Muhammad Arsyid, Perpustakaan Nasional meminta satu sampai dua Perpustakaan Nagari, karena setelah dilakukan peninjauan serta pembinaan ke lapangan. Ternyata dari sejumlah Perpusna di Agam pengelolaan cukup baik, namun sebagian Perpusna masih terdapat kekurangan, sehingga diusulkan empat Perpusna ke Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI.


Ia menyebutkan, dari sejumlah Perpustakaan Nagari (Perpusna) maka Pemkab Agam melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Agam mengusulkan empat Perpusna. Diantaranya, Perpustakaan Nagari Pasia Laweh Kecamatan Palupuah, Padang Laweh Kecamatan Sungai Pua, Kamang Hilia dan Perpustakaan RBAN Kecamatan Tilatang Kamang.


Ditempat terpisah Wali Nagari Pasia Laweh Kecamatan Palupuah Zul Arfin Dt. Parpatiah membenarkan, Perpusna Pasia Laweh sudah melengkapi data persyaratan mendapatkan bantuan manfaat program transformasi perpustakaan berbasis inklusif sosial dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI melalui Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Agam.


Dijelaskan Zul Arfin Dt Parpatiah, posisi Perpustakaan Nagari (Perpusna) Pasia Laweh terletak di lingkungan Kantor Wali Nagari di tepi jalan Raya Bukittinggi-Pasaman. Masyarakat yang berurusan ke Kantor Wali Nagari selesai berurusan mereka mampir di Perpusna. Meski sarana dan prasarana serta penyediaan buku bacaan belum lengkap, namun keberadaan perpustakaan nagari sudah dirasakan masyarakat.


Koordinator Pengelola Perpustakaan Nagari Pasia Laweh Putri Yuliani merasa senang, karena pengunjung tidak saja masyarakat, petani muda, malahan mahasiswa anak Nagari Pasia Laweh, pelajar, anggota kelompok Dasawisma dan perajin industri rumah tangga (homeindustry) berkunjung setiap hari jam kerja.


“Mengingat buku bacaan masih banyak yang dibutuhkan masyarakat pembaca. Kami atas nama pengelola Perpustakaan Nagari (Perpusna) Pasia Laweh mengharapkan bantuan buku bacaan dari semua pihak, dengan banyak membaca ilmu pengetahuan serta wawasan masyarakat akan bertambah,” harap Zul Arfin Dt. Parpatiah.


(kas/edy)

×
Berita Terbaru Update