Pemko Bukittinggi Gelar Rapat Persiapan Penilaian Kota Sehat

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.933 375 31.678 741
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Pemko Bukittinggi Gelar Rapat Persiapan Penilaian Kota Sehat

Rabu, 17 Februari 2021 | 08:45 WIB Last Updated 2021-02-17T21:57:21Z
Sekdako Bukittinggi, Yuen Karnova gelar rapat persiapan penilaian kota sehat Bukittinggi. (ist)

MJNews.id - Menjelang penilaian Kota Sehat Tingkat Nasional tahun 2021 yang diperkirakan akan dilaksanakan pada Juni. Pemko Bukittinggi menggelar rapat persiapan dengan agenda pembentukan struktur forum Kota Sehat yang telah habis masa jabatannya serta sosialisasi setiap tatanan yang akan diverifikasi oleh tim nantinya di Ruang Rapat Utama lantai III Balaikota Bukittinggi, Selasa (16/2/2021).


Rapat dipimpin Sekretaris Daerah yang diwakili Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Kota Bukittinggi Isra Yonza tersebut terlihat dihadiri SKPD terkait, Kemenag serta Polsek Bukittinggi.


Isra Yonza mengatakan kota Bukittinggi sudah sangat berpengalaman dengan penilaian kota sehat dan meminta kesiapan semua pihak dalam rangka penilaian yang akan dilakukan pada Juni mendatang. Periode kepengurusan forum kota sehat telah habis perlu dilakukan pembentukan kepengurusan baru untuk periode 2021 – 2024.


“Kota Bukittinggi telah berpengalaman dengan penilaian kota sehat dengan dua periode kepengurusan sebelumnya telah mempunyai prestasi yang cukup baik. Mengingat telah habis masa kepengurusan forum kota sehat yang lama, untuk itu perlu dilakukan pembentukan pengurus baru dengan memperhatikan beberapa hal. Pertama orang-orang yang benar-benar peduli dengan kota sehat dan kedua, orang yang care dan betul-betul mau menyumbangkan waktu dan tenaganya untuk kegiatan ini. Karena kegiatan kota sehat ini adalah kegiatan sosial dan tidak ada honor serta bonus dan sebagainya," ujarnya.


Kemudian Isra berharap pengurus forum kota sehat tahun 2021-2024 nanti diisi orang-orang yang kredibel. Mengingat tantangannya cukup berat.


"Ini bukan hanya sekedar mendapatkan dana insentif daerah tetapi bagaimana terciptanya kodisi kota Bukittinggi yang bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni penduduknya," ungkapnya.


Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Ismail mengatakan kota Bukittinggi sudah beberapa kali meraih penghargaan sebagai kota sehat. Namun untuk tahun ini penilaiannya banyak mengalami perobahan. Sesuai arahan yang diberikan pemerintah pusat karena Bukittinggi telah meraih wistara 1 dan akan masuk kepada penilaian Wistara 2. Untuk itu dibutuhkan komitmen dari semua SKPD terkait serta stakeholder. Demi mensukseskan penyelenggaraan program kota sehat yang meliputi 10 tatanan yang akan diselengarakan nantinya.


“Pada tahun ini Bukittinggi menuju pada penilaian Wistara 2 untuk itu diperlukan komitmen bersama dalam penyelenggaraan 10 tatanan yang wajib diselenggarakan pencapaian dan kehidupan yang sehat. Yakni, permukiman, sarana dan prasarana umum, kehidupan masyarakat sehat mandiri, ketahanan pangan dan gizi. Kemudian pasar, pendidikan, kehidupan sosial yang sehat dan penanganan bencana, transportasi dan tata tertib lalu lintas, perkantoran, perindustrian dan UMKM pariwisata, rumah ibadah dan kota pintar atau smart city,” ungkapnya.


Pada kesempatan tersebut juga berhasil dilakukan penginventarisiran nama-nama orang yang akan mengisi struktur kepengurusan Forum Kota Sehat periode 2021-2024 mendatang.


(*/ril)


loading...



×
Berita Terbaru Update