Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 23 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.750 230 26.991 642
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Pemko Payakumbuh Siapkan Bantuan Keuangan Parpol

Senin, 22 Februari 2021 | 05:00 WIB Last Updated 2021-02-21T22:00:00Z
Kepala Kantor Kesbangpol Kota Payakumbuh, Budhy D. Permana.

MJNews.id - Pemko Payakumbuh mengalokasikan anggaran mencapai Rp651.312.613 untuk bantuan keuangan partai politik (parpol) yang memiliki keterwakilan di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Payakumbuh. Anggaran yang banyak itu, memang telah sesuai dengan aturan yang ada dan juga dikuatkan dengan SK walikota Payakumbuh.


Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Payakumbuh, Budhy D. Permana, Sabtu (20/2/2021), mengatakan, rincian uang yang dialokasikan itu di mana nilai dari satu suara sah yang dimiliki oleh partai politik yang memiliki perwakilan di DPRD sebesar 9.929 rupiah. "Hal ini telah sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Payakumbuh Nomor 200.9/533/WK-PYK/2019 tentang Penetapan Penerima Bantuan Keuangan partai politik," ujarnya.


Menurutnya, dengan jumlah suara parpol yang memiliki perwakilan di DPRD setempat sebanyak 65.597, sehingga anggaran yang dibutuhkan untuk satu tahunnya mencapai 651.312.613 rupiah. "Makanya angka alokasi anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp650 juta lebih. Dimana Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang menjadi partai pemenang Pemilu di Kota Payakumbuh, menjadi partai penerima terbesar dengan kisaran Rp137.308.141 dari 13.829 suara yang didapatkan pada Pemilu 2019 itu," tambahnya.


Dikatakan, Partai Gerindra yang meraih 10.388 suara dengan jumlah bantuan Rp103.142.452, sementara untuk peraih bantuan terkecil adalah Partai Bulan Bintang (PBB) yang meraih 3.397 dengan jumlah bantuan sebesar Rp33.728.813. "Di Payakumbuh terdapat 10 parpol yang memiliki wakil di DPRD. Yakni PKS, Gerindra, Demokrat, Golkar, PKB, PDI-P, Nasdem, PPP, PAN dan PBB. Dan alokasi anggaran bantuan keuangan partai itu dibagi ke-10 papol yang memperoleh kusrsi tersebut," katanya.


Selain itu, Budhy juga menyampaikan, setiap partai politik yang mendapatkan bantuan keuangan tersebut didorong untuk menganggarkan lebih dari 50 persen untuk pendidikan politik.


"Jadi setiap parpol ini harus membuat laporan penggunaan keuangan dari dana bantuan partai politik itu. Selain untuk pendidikan politik, bantuan ini juga dapat dimanfaatkan untuk operasional partai," pungkasnya.


(yud)

×
Berita Terbaru Update