Pengangguran Meningkat, Wakil Ketua DPRD Padang Minta Pemko Segera Carikan Solusi

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 17 April 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
33.933 375 31.678 741
sumber: corona.sumbarprov.go.id


Pengangguran Meningkat, Wakil Ketua DPRD Padang Minta Pemko Segera Carikan Solusi

Kamis, 18 Februari 2021 | 07:00 WIB Last Updated 2021-02-18T00:00:13Z
Wakil Ketua DPRD Padang, Ilham Maulana.

 

MJNews.id - Wakil Ketua DPRD Padang, Ilham Maulana meminta Pemko Padang harus tanggap dan segera mencarikan solusi akan meningkatnya jumlah pengangguran di Padang segera bisa diatasi.


“Pemerintah harus gencar mendatangkan investor agar terbukanya lapangan pekerjaan disaat pandemi ini. Selain itu, menyokong kegiatan UMKM dipercaya dapat menumbuh kembangkan perekonomian masyarakat,” ucapnya, Rabu (17/2/2021).


Hal itu dia katakan terkait meningkatnya angka pengangguran akibat Covid-19 di Padang. Dari catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Padang, di 2020 terjadi peningkatan pengangguran sebesar 18,5 persen dibandingkan 2019.


“Berdasarkan data BPS, angka pengangguran di Padang per Agustus 2019 hanya 39.523 orang. Sedangkan di bulan yang sama tahun 2020 menjadi 65.014 orang,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Padang Alfianto.


Jadi di Agustus 2020, meningkat sekitar 25.491 orang atau 64,50 persen jika dibandingkan angka pengangguran per Agustus 2019. Rata-rata usia yang menganggur di atas 15 tahun yang terdiri dari lajang dan yang telah berkeluarga.


Alfianto menjelaskan, dari total 741.215 orang Penduduk Usia Kerja di Padang, sebanyak 137.262 orang atau 18,5 persen diantaranya ikut terdampak Covid-19 dan menganggur.


"Terdampak ini maksudnya, selain penggangguran karena Covid-19, juga sementara belum mendapat pekerjaan. Selain itu pengurangan jam kerja, dan bukan angkatan kerja karena Covid-19," jelas Alfianto.


Rinciannya, yang tidak bekerja terdampak Covid-19 sebanyak 5.837 orang, bukan angkatan kerja karena Covid-19 sebanyak 3.143 orang, dan pengurangan jam kerja karena Covid-19 sebanyak 115.270 orang.


Terpisah, Sosiologi Universitas Negeri Padang DR. Delmira Syafrini menjelaskan pengangguran telah menjadi persoalan kronis yang akan selalu ada, baik sebelum pandemi hingga setelah pandemi. Pekerja sektor informal yang berketerampilan rendah akan terimbas dan menambah jumlah pengangguran di saat pandemi Covid-19.


“Untuk memperlambat penambahan jumlah pengangguran harus ada solusi dalam menangani pengangguran yang terus meningkat saat pandemi ini. Saya menyarankan pemerintah harus bergerak cepat dalam menggerakkan sektor-sektor produktif. Harapannya, jika sektor produktif bisa bergerak seperti UMKM, maka pengangguran dan jumlah penduduk miskin dapat ditekan. Mempercepat pembangunan infrastruktur dipercaya dapat membuka lapangan pekerjaan sektor informal,” jelasnya.


Delmira menjelaskan juga sektor pangan harus mendapat perhatian penuh dari pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan.


“Bagaimanapun, pangan merupakan implikasi kuat dalam menciptakan lapangan kerja. Pemerintah dalam hal ini menjaga kestabilitasan harga pasar dan menjaga ketersedian pupuk bersubsidi di pasaran,” tutupnya.


(bim)


loading...



×
Berita Terbaru Update