Putra Paninggahan Solok Kini Pimpin Universitas Terbuka Kota Padang

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Info Covid-19 Sumatera Barat Selengkapnya >

Update 6 Maret 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
29.646 247 27.982 654
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Putra Paninggahan Solok Kini Pimpin Universitas Terbuka Kota Padang

Minggu, 21 Februari 2021 | 16:21 WIB Last Updated 2021-02-21T20:23:45Z
Prof. Dr. Karnedi, MA.

MJNews.id - Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Kota Padang kini dipimpin putra Solok, Prof. Dr. Karnedi, MA, menggantikan Dra. Hj. Yusrafiddin, M.Pd., yang pindah tugas ke Sumatera Utara (Sumut).


"Saya ini ibarat pulang kampung setelah diamanahi jadi kepala Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka Kota Padang," ujar Karnedi seusai upacara penyerahan ijazah periode I tahun 2021 secara daring dan luring di aula kantor UPBJJ-UT Kota Padang, Minggu (21/2/2021).


Menurut Karnedi yang mengaku berasal Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) tersebut, amanah yang diberikan itu akan berupaya menjalankan sebaik-baiknya untuk kemajuan UT Kota Padang ke depan.


"Insya Allah, saya bersama teman-teman UT Padang terus berupaya untuk kemajuan UT ke depan," tambah mantan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat tersebut.


Menurutnya, keberadaan UT di masa pandemi semakin memantapkan jati dirinya sebagai leader institusi Pendidikan Tinggi Jarak Jauh (PTJJ) di Indonesia, karena sejak awal pendirian UT puluhan tahun yang lalu, telah menerapkan sistem belajar jarak jauh dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.


Diakui, pandemi Covid-19 telah memaksa institusi Pendidikan Tinggi lainnya di luar UT beradaptasi dalam melakukan kegiatan pembelajaran, karena pembelajaran tidak mungkin dilakukan dengan cara-cara konvensional seperti yang selama ini diterapkan. UT sudah selangkah lebih maju dalam melakukan online learning, sementara perguruan tinggi lain baru memulainya.


Ia menambahkan, inovasi teknologi pembelajaran jarak jauh yang telah dikembangkan, membuktikan bahwa UT telah beradaptasi dengan tatanan kebiasaan baru dalam melakukan kegiatan pembelajaran online learning.


Berbagai ragam layanan bantuan belajar telah disediakan untuk menjangkau mahasiswa yang tidak terjangkau, yang tersebar di seluruh pelosok negeri, bahkan di luar negeri yang tidak dapat dilayani dengan cara konvensional.


Kenyataan tersebut semakin memperkuat kewibawaan UT untuk dapat memberikan layanan pendidikan yang berkualitas serta menghasilkan lulusan yang dapat berdaya guna dan berdaya saing di masyarakat.


Diakui, untuk menjamin setiap lulusan UT memperoleh pengalaman belajar yang optimal sesuai dengan profil kualitas lulusan yang telah ditetapkan, UT telah merancang peningkatan kualitas kurikulum yang semakin baik, serta senantiasa melakukan pengawalan kualitas secara jelas terhadap bahan ajar, proses pembelajaran, dan evaluasi hasil belajar yang dikendalikan melalui sistem penjaminan kualitas internal yang sangat ketat sehingga mutu lulusan UT dapat dipertanggungjawabkan kualitasnya.


UT kini jadi etalase pendidikan tinggi jarak jauh di Indonesia, UT telah memiliki beragam jenis layanan bantuan belajar online learning yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya mahasiswa masa kini.


Seperti Tutorial Online (Tuton), Tutorial Webinar (Tuweb), Tutorial Radio dan tutorial TV. Demikian juga untuk mengukur capaian kompetensi mahasiswa, tersedia beragam jenis ujian yang dapat dipilih, seperti ujian paper based, ujian online, dan ujian online proctoring.


Dari sisi produk akademik, mahasiswa dapat memanfaatkan bahan ajar digital, bahan ajar digital interaktif, bahan ajar bagi mahasiswa yang berkebutuhan khusus, di samping bahan ajar cetak. Semua fasilitas dan layanan yang tersedia, dikembangkan dengan memanfaatkan kemajuan tekhnologi, sehingga daya jangkau UT semakin meluas dan dapat dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa.


Karnedi untuk memudahkan pendidikan daring, ada beberapa daerah yang masih blank spot di Sumatera Barat. "Kita berharap kepada pemerintah daerah untuk kerjasamanya memberikan akses internet di daerah yang belum terjangkau signal. Jangan ada lagi mahasiswa memanjat bukit mencari signal untuk belajar daring," tutupnya.


(fs/eds)

×
Berita Terbaru Update