Rasain! 15 Tersangka Mafia Tanah Penjarah Rumah Ibu Dino Patti Djalal Ditangkap

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 24 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.837 214 27.119 642
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Rasain! 15 Tersangka Mafia Tanah Penjarah Rumah Ibu Dino Patti Djalal Ditangkap

Sabtu, 20 Februari 2021 | 05:00 WIB Last Updated 2021-02-19T22:00:03Z

MJNews.id - Polda Metro Jaya mengusut tuntas kasus mafia tanah yang menjarah rumah milik Zurni Hasyim Djalal, ibu mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal. Total sudah ada 15 tersangka ditangkap dari 3 laporan polisi yang dilayangkan keluarga Dino Patti Djalal.


Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan, dari tiga laporan polisi (LP) tersebut, masing-masing terdapat 5 tersangka. "Dari ungkap tiga laporan ini ada 15 tersangka yang bisa ditangkap. Masing-masing LP ada lima tersangka," kata Fadil Imran dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (19/2/2021).


Lima belas tersangka ini memiliki peran masing-masing. Yang pertama adalah aktor intelektual. "Kemudian ada yang bertindak selaku pihak yang menyiapkan sarana dan prasarana," kata Fadil seperti dikutip detikcom.


Yang ketiga, ada yang berperan sebagai figur, dalam arti mengaku sebagai pemilik atas tanah dan bangunan. "Yang keempat adalah ada yang berperan sebagai staf PPAT (pejabat pembuat akta tanah) dan ada yang bertindak sebagai figur pemilik sertifikat tanah," terang Fadil.


Dari 15 tersangka yang telah diamankan tersebut, salah satunya Fredy Kusnadi. Fredy Kusnadi ditangkap dini hari kemarin di rumahnya di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat.


"Khusus terkait Saudara FK, tadi pagi (kemarin, red) tim penyidik telah melakukan penangkapan di Kemayoran, karena telah ditemukan dua alat bukti keterlibatan yang bersangkutan dalam kelompok mafia tanah tersebut," ungkap mantan Kapolda Jawa Timur ini.


Lebih lanjut, Fadil mengatakan pihaknya masih akan menyelidiki kasus mafia tanah itu. Lewat Satgas Mafia Tanah yang telah dibentuk, Fadil menyebut polisi akan membela masyarakat yang memiliki tanah yang sah. "Satgas mafia tanah akan terus bekerja untuk melindungi dan membela masyarakat pemilik tanah yang sah," pungkas Fadil.


Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sudah menyampaikan arahan kepada jajarannya agar tidak ragu untuk mengungkap mafia tanah, termasuk dalang dan bekingnya. "Bapak Kapolri sudah memerintahkan agar Satgas tidak pernah ragu untuk mengungkap kasus mafia tanah siapapun dalangnya dan siapa pun bekingnya. Ini sudah kita buktikan dengan ungkap siapa pemodalnya, dalangnya dan penyedia sarana prasarananya," jelas Fadil Imran.


(*/dtc)

×
Berita Terbaru Update