Walikota Bukittinggi Disuntik Vaksin Covid-19

Notification

×

Adsense2

Adsense3

Info Perkembangan Virus Corona

Data Covid-19 Sumatera Barat Berita Selengkapnya >

Update 24 Februari 2021


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
28.837 214 27.119 642
sumber: corona.sumbarprov.go.id

loading...

Walikota Bukittinggi Disuntik Vaksin Covid-19

Senin, 01 Februari 2021 | 18:04 WIB Last Updated 2021-02-01T21:51:37Z
Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias disuntik vaksin Covid-19 di RSUD Bukittinggi, Senin (1/2/2021). (ist)

MJNews.id - Kota Bukittinggi termasuk salah satu daerah yang terbaik dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Sumatera Barat, bahkan menjadi percontohan secara nasional dalam menangani virus cukup berbahaya ini. 


"Namun, kondisi terakhir penyebaran covid di Indonesia semakin mengkhawatirkan, sehingga butuh kesadaran, kerjasama dan kepedulian masyarakat untuk menghentikan penyebaran Covid-19 ini," kata Walikota Ramlan Nurmatias kepada awak media di sela-sela sosialisasi dan penyuntikan vaksin bagi pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi yang berlangsung di RSUD Jalan By Pass Gulai Bancah Bukittinggi, Senin (1/2/2021).


Menurut Ramlan, vaksinasi ini bertujuannya untuk memutus rantai penyebaran covid 19 melalui peningkatan kekebalan tubuh. Vaksin ini telah melalui uji pemeriksaaan secara ketat, baik dari MUI maupun BPOM. Ini simbol bahwa vaksin aman dan halal.


Walikota Ramlan menambahkan minta kepada warga agar bekerjasama dan disiplin mematuhi protocol kesehatan dalam memutus penyebaran Covid-19 ini. Ketahuilah, katanya, Covid-19 ini sangat berdampak pada seluruh sektor kehidupan, terutama bidang perekonomian.


Untuk itu, mengatasi hal tesebut perlu diantisipasi dan kesadaran masyarakat terutama melalui vaksin ini. Pemerintah mengeluarkan vaksin ini, murni untuk keselamatan masyarakat.


“Selaku kepala daerah dan pejabat, kami memberikan contoh kepada masyarakat dan bersedia divaksin lebih dahalu," ujar Ramlan yang didampingi Sekdako Bukittinggi Yuen Kanova dan pejabat lainnya.


Sementara itu, Kepala DKK Bukitinggi yang diwakili Kabid Kesmas dan P2P Dinkes dr. Salvi Raini menjelaskan pencanangan vaksinasi Covid-19 ini, menandakan dimulainya proses vaksinasi di Kota Bukittinggi yang akan dilayani pada 5 Rumah Sakit dan 7 Puskesmas.


“Proses vaksinasi ini akan berlangsung selama 10 bulan ke depan. Untuk percepatan layanan, vaksinasi akan dilaksanakan hingga Sabtu dan Minggu. Untuk tahap pertama ini, diberikan kepada 10 pejabat publik dan 2.418 tenaga kesehatan.


Dijelaskan Salvi Raini, untuk Kota Bukittinggi telah disediakan 4.440 vaksin. Proses vaksinasi dilaksanakan dua kali dosis dengan rentang waktu 14 hari. 71 vaksinator telah disiapkan untuk melaksanakan penyuntikan vaksin ini kepada masyarakat.


(ril)

×
Berita Terbaru Update